Oknum Polres Bima Inisial HM Digiring ke Ranah Hukum

Foto: Kuasa hukum dan korban berinisial RT (Foto: IST)

Bima, MZK News – Oknum Polisi Resort (Polres) Bima Kabupaten berinisial HM dilaporkan oleh istrinya, RT ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat, Jumat (8/4/2022).

Melalui kuasa hukumnya, Taufiqurrahman, mengatakan, oknum polisi yang bertugas di bagian tindak pidana umum (Tipidum) SatReskrim Polres itu dilaporkan karena diduga melantarkan istri dan anaknya.

Berdasarkan pengakuan istrinya, sang suami sahnya itu telah meninggalkan rumahnya hingga tak menafkahi istrinya secara lahir maupun batin sudah sejak 21 Juni 2021 hingga sekarang.

Terlebih, oknum itu tanpa ada rasa tanggung jawab sebagai seorang suami sama sekali dan tidak ada yang harus dipertahankan lagi oleh sang istrinya itu. Sementara rumah tangganya sudah dibina sekitar 8 tahun karena keduanya menikah sejak 2012.

“Sehingga, itu menjadi dasar pengaduan istrinya dengan nomor P : 224/ IV/ Res Polres Bima/ Polda NTB,” kata Taufiqurahman kepada MZK, usai mendampingi kliennya, Jumat.

Menurut dia, substansi perkara dilaporkan adalah sebagaimana dimaksud Pasal 49 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (“UU KDRT”).

“Itu perspektif hukum, saya selaku kuasa hukumnya. Selanjutnya, penyidik kepolisian yang menentukan unsur pasalnya. Saya bersifat mendampingi saja dan proses hukumnya tetap kita kawal,” jelas Kuasa Hukum IDP-Dahlan dalam sidang Pilkada Bima 2020 di Mahkamah Konstitusi kala itu.

Dia menambahkan, sebagai seorang pendamping klien (korban-red) tentu berharap proses penegakan hukum atas dugaan KDRT itu benar-benar secara profesional dan sistemik hukum oleh penyidik.

“Kasus ini tidak hanya kami laporkan ke Polres Bima saja, tapi hingga ke Polda NTB. Kita rencananya dalam waktu dekat sampaikan laporan ke Propam Polda NTB itu agar teradu diproses serius oleh pihaknya,” pungkas Opick sapaan akrabnya itu.

Terpisah, Kapolres Bima Heru Sasongko yang dikonfirmasi sejumlah media, Jumat (8/4) mengaku akan mendalami kasus yang diadukan istri anak buahnya itu.

“Kami akan proses dengan tata aturan yang berlaku dalam kepolisian,” ujar Kapolres Heru.

Reporter: Muhtar Habe

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.