Pedagang BBM Eceran di Kerinci Nikkan Harga Pertalite

Foto: Pom Mini di wilayah Kerinci (Foto: IST)

Kerinci, MZK News – Setelah harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax diumumkan oleh pihak PT Pertamina Persero menjadi Rp 16.000 per liternya pada Jum’at 1/4, kini giliran Pertalite juga ikut naik menjadi Rp12.000 per liter di setiap kedai enceran. Naiknya harga Pertalite tersebut membuat masyarakat menjadi resah, apa lagi di tengah wabah Covid 19.

Pantauan media ini di beberapa kedai eceran di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, semuanya menjual bahan bakar minyak jenis Pertalite dengan harga Rp12.000 per liter yang sebelumnya Rp10.000.

Pihak penjual eceran yang namanya tidak mau disebutkan, mengatakan, bahwa naiknya harga Pertalite lantaran para calo berdalih bahwa mereka sangat sulit dan antri saat mengambil Pertalite di SPBU,

“Harga Pertalite sekarang udah naik menjadi Rp12.000 per liter, kami serba salah, kalau Idak kami naikan harganya manan Pulo, sedangkan harga yang dikasihkan kepada kami oleh para sales cukup mahal, dengan alasan mereka sangat susah mencari Pertalite, maka kami para pengencer terpaksa menaikan harga,” ungkapnya, Selasa, (5/4/22).

Lain halnya saat wawancara dengan pembeli, Saprida, Warga Telago, Koto Putih Pulau Tengah berharap pemerintah dapat memberikan efek jera kepada semua sales yang mengantarkan minyak ke kedai-kedai.

“Cobalah Pemerintah Kabupaten Kerinci dapat turun langsung ke lapangan biar bisa melihat kenaikan Pertalite oleh para pedagang,” ujarnya kepada awak media.

Bupati Kerinci, Adirozal saat ditanyakan masalah kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite di seluruh Kabupaten Kerinci, beliau hanya bisa berharap agar pasokan BBM Kerinci lancar, hingga tidak ada lagi terjadi antrian.

“BBM sudah ketentuan Pemerintah Pusat, kita berharap pasokan BBM ke Kerinci menjadi lancar, hingga tidak membuat masyarakat antri dan pembeli juga tidak lagi mengambil minyak ke pengecer,” ungkap Bupati, Selasa, (5/4-22).

Dia menambahkan, bahwa peraturan pemerintah memang udah lamo agar pihak SPBU tidak menjual BBM ke pengecer.

Reporter: Irwan

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.