
Tinjau Lokasi Pascabanjir di Gunung Tuleh, Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Dorong Solusi Permanen
Pasaman Barat, MZK News – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, S.H., meninjau langsung kondisi jalan dan sungai pascabanjir di Jorong Siligawan Kecil, Nagari Ranah Sungai Magelang, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (20/8/2026). Kunjungan reses ini dilakukan bersama Kepala Jorong Siligawan Kecil guna melihat titik kerusakan akibat luapan air sungai.
Dalam peninjauan tersebut, masyarakat menyampaikan kekhawatiran terkait ancaman banjir susulan setiap kali hujan lebat melanda. Luapan air tidak hanya menggenangi akses jalan utama, tetapi juga merusak lahan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian warga setempat.
Warga mendesak adanya penanganan komprehensif dari pemerintah daerah, mulai dari pengerukan aliran sungai hingga perbaikan infrastruktur jalan yang rusak. Kerusakan akses jalan tersebut dinilai sangat menghambat mobilitas warga serta proses pengangkutan hasil panen menuju pasar.
Menanggapi keluhan tersebut, Ali Muda menegaskan bahwa penanganan bencana banjir tidak bisa dilakukan secara parsial setelah kejadian. Ia berkomitmen membawa persoalan ini ke tingkat Provinsi Sumatera Barat untuk dirumuskan solusi yang lebih permanen.
“Harapan masyarakat tentu harus kita tindak lanjuti. Kita akan melihat apa yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan apa yang perlu dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten maupun instansi terkait,” kata Ali Muda.
Ali Muda menyampaikan apresiasi tinggi kepada warga dan perangkat jorong yang bersikap aktif menyampaikan aspirasi di lapangan. Informasi detail dari warga menjadi modal penting agar program pembangunan yang dirancang DPRD dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat Pasaman Barat.
Ia berharap koordinasi berjenjang antara pemerintah kabupaten dan provinsi dapat segera berjalan untuk merealisasikan pembenahan sungai dan drainase. Langkah cepat dinilai sangat penting guna mencegah potensi kerugian ekonomi warga yang lebih besar pada masa mendatang.
Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina
