
Berhasil Kuliah di Polinema Lewat BIDIKSIBA, Reski Yanda Sebut Beasiswa PTBA Ubah Hidupnya 180 Derajat
Jakarta, MZK News – Keinginan kuat Reski Yanda Putri untuk melanjutkan pendidikan ke Pulau Jawa membawanya pada kesempatan berharga yang mengubah perjalanan hidupnya. Wanita asal Sawahlunto ini berhasil menembus cita-citanya berkuliah di luar Pulau Sumatera melalui program Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (BIDIKSIBA).
Putri menceritakan bahwa informasi mengenai program beasiswa dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tersebut pertama kali ia dapatkan dari seorang pegawai di desanya. Berbekal informasi tersebut, ia mendatangi kantor PTBA untuk mendaftarkan diri dan mengambil formulir seleksi.
Perjuangan dan tekad bulat tersebut berbuah manis ketika Putri dinyatakan lolos seleksi dan diterima di Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) pada Jurusan Administrasi Bisnis. Bagi Putri, kesempatan berkuliah di Kota Malang bukan sekadar berpindah tempat tinggal, melainkan awal perjalanan baru dalam hidupnya.
Selama tiga tahun menempuh pendidikan di Malang, Putri mendapatkan banyak wawasan serta pengalaman berharga. Tinggal jauh dari kampung halaman mempertemukannya dengan keberagaman budaya, bahasa, dan pola pikir baru yang melatih kedewasaannya.
“Karena saya pribadi yang cukup jarang keluar kota sebelumnya, jadi benar-benar terasa melihat dunia baru ketika menempuh pendidikan di Kota Malang,” kenang Putri, Jum’at (21/8/2026).
Pengalaman beradaptasi di perantauan membentuk kepercayaan diri serta mengasah keterampilan sosial yang ia butuhkan saat memasuki dunia kerja. Menurutnya, program BIDIKSIBA menjadi titik balik terpenting dalam proses pendewasaan dan kariernya.
“Program ini luar biasa bisa mengubah hidup saya 180 derajat. Mulai dari pekerjaan, pola pikir, hingga soft skill yang saya miliki, banyak hal positif berubah dalam hidup saya,” ujarnya.
Kisah Putri menjadi cermin nyata dari dampak positif program BIDIKSIBA dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional PTBA. Di Sawahlunto, program ini terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama keluarga prasejahtera yang mendambakan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka.
Atas capaian tersebut, Putri mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengejar mimpi dan berani menghadapi setiap proses pembelajaran. Ia menekankan pentingnya sifat pantang menyerah meski harus berhadapan dengan kegagalan.
“Jangan takut gagal dalam proses apa pun. Kalau gagal tidak apa-apa, karena saya yakin di depannya akan ada hasil manis yang akhirnya akan kita syukuri,” pesan Putri.
Pengelola BIDIKSIBA di Sawahlunto, Yayuk, berharap alokasi penerima manfaat program ini dapat terus bertambah pada masa mendatang. Langkah tersebut dinilai penting agar semakin banyak generasi muda daerah yang memperoleh kesempatan mengejar cita-cita dan membangun masa depan keluarga.
Reporter: Yogie Yolanda
Editor: Martha Syaflina
