
Lahan Resmi Diserahkan, Proyek Renovasi RSUD Kerinci Target Rampung Akhir 2026
Kerinci, MZK News – Akselerasi peningkatan mutu dan pemerataan fasilitas pelayanan medis di tingkat daerah terus digenjot melalui intervensi anggaran pemerintah pusat. Langkah taktis ini dioptimalkan untuk memangkas angka rujukan pasien ke luar wilayah sekaligus menjamin hak kesehatan masyarakat secara merata.
Kabar baik datang dari Bumi Sakti Alam Kerinci terkait realisasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan Batch 4. Proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci resmi memasuki tahap konstruksi fisik pasca-serah terima tapak lahan kepada pihak rekanan pelaksana.
Tahapan krusial ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Tapak/Lahan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Mahdevie K., ST., MT. Pihak kontraktor pelaksana diwakili oleh Manajer Proyek PT Urban (Urban-Penta KSO), Hengki Rachmana, ST., MT., dengan disaksikan Tenaga Ahli K3 Manajemen Konstruksi, Rosa Gustina, ST.
Melalui kesepakatan rancang bangun tersebut, PT Urban resmi memegang hak pengelolaan area kerja untuk memulai pengerjaan konstruksi terintegrasi. Di sisi lain, pihak penyedia jasa juga memikul tanggung jawab penuh untuk menjaga keamanan seluruh aset milik daerah yang berada di dalam zonasi proyek harian.
Bupati Kerinci, Monadi, melayangkan apresiasi tinggi kepada jajaran kementerian terkait yang telah menggelontorkan dana stimulus ke daerah. Dirinya menilai lompatan infrastruktur ini akan draf mengubah wajah layanan medis di wilayah paling barat Provinsi Jambi tersebut.
“Kita sangat bersyukur Kabupaten Kerinci mendapatkan fasilitas anggaran dari Pemerintah Pusat ke daerah untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Monadi sewaktu diwawancarai awak media, Sabtu (20/6/2026).
Monadi menjelaskan bahwa proyek strategis bernilai jumbo ini ditargetkan draf selesai total pada 31 Desember 2026 mendatang. Pasca-renovasi, kapasitas tampung kamar inap rumah sakit plat merah tersebut dipastikan melonjak drastis lewat penambahan 100 unit tempat tidur baru.
Lebih dari sekadar perluasan gedung, RSUD Kerinci nantinya akan dilengkapi dengan instalasi mutakhir yang selama ini dinantikan warga. Fasilitas medis baru tersebut meliputi penyediaan ruang pelayanan hemodialisa (cuci darah), bilik terapi khusus, hingga draf poliklinik kemoterapi bagi penderita kanker.
“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas tanpa harus banyak dirujuk ke luar daerah,” tutur Monadi menambahkan poin urgensi proyek ketahanan sosial tersebut.
Guna memastikan pengerjaan di lapangan berjalan mulus tanpa kendala sosial harian, Bupati Monadi mendesak draf dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Sinergitas yang kondusif diyakini menjadi kunci utama ketepatan waktu penyelesaian proyek.
“Dukungan dari pihak manapun sangat kita harapkan. Ini merupakan program yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Kerinci,” tegas Monadi memungkasi penjelasannya.
Prosesi penyerahan tapak lahan ini turut dihadiri oleh jajaran elite daerah, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, Sekda Zainal, Kepala Dinas Kesehatan Hermendizal, Direktur Utama RSUD Kerinci, serta Inspektur Daerah Zufran yang bertindak sebagai pengawas eksternal.
Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina
