
Presiden Prabowo Subianto: Program Gizi Itu Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Memperkaya Oknum!
Sentul, MZK News – Badan Gizi Nasional terus bergerak taktis dalam mengawal program prioritas pemenuhan nutrisi nasional demi mencetak SDM unggul. Langkah besar tersebut diwujudkan lewat gelaran forum berskala besar yang mempertemukan para pembuat kebijakan puncak negara.
Agenda strategis bertajuk Building Indonesia’s Future Generations through Nutrition – An Inspiring Session by Tony Robbins: 500 Billion Meals Challenge ini digeber di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Acara kolaboratif ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hadir pula jajaran menteri kabinet serta pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.
Kehadiran para pemangku kepentingan utama di panggung SICC mencerminkan kuatnya komitmen antarkementerian dalam menyokong revolusi pangan nasional. Program intervensi gizi ini diposisikan sebagai fondasi mutlak untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Dalam pidato arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinan penuh bahwa program pemenuhan gizi yang terintegrasi ini akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Ia memberikan peringatan keras agar tidak ada kebocoran anggaran dalam pengelolaan program tersebut.
“Saya yakin dan percaya program ini akan berhasil. Masalah makan ini masalah sakral. Tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum,” tegas Presiden Prabowo Subianto di hadapan ribuan peserta yang memadati tribun SICC Sentul.
Kepala Negara menambahkan bahwa investasi terbesar suatu bangsa bukan hanya terletak pada pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan pada kualitas manusia. Anak-anak yang tumbuh dengan asupan nutrisi cukup adalah modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing global.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari instansi pemerintah hingga sektor swasta, untuk turut mengawal program ini secara ketat. Sinergi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci utama untuk mempercepat lahirnya generasi unggul penyokong visi besar Indonesia Emas 2045.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Kemenko Kumham Imipas RI
