Hari Lahir Pancasila 2026: Menko Yusril Ihza Mahendra Hadiri Upacara Nasional di Jakarta
Jakarta, MZK News – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Agenda kenegaraan ini digelar di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran Menko Yusril menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penguatan supremasi hukum yang berlandaskan keadilan sosial.
Perhelatan sakral ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh bangsa dan pemimpin lintas generasi. Tampak hadir Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila harus terus menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah tantangan global maupun domestik yang semakin kompleks, nilai-nilai dasar negara tetap relevan sebagai perekat keberagaman.
“Pancasila harus menjadi pedoman hidup yang diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar simbol negara. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjaga persatuan bangsa,” tegas Presiden Prabowo Subianto di hadapan peserta upacara.
Presiden mengingatkan bahwa pengamalan ideologi ini tidak boleh berhenti pada aspek hafalan atau slogan semata. Implementasi konkret harus tercermin melalui semangat gotong royong, toleransi, penghormatan terhadap hukum, serta penguatan demokrasi dalam aktivitas sehari-hari.
Lebih lanjut, Kepala Negara mendorong seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai penyaring informasi. Penanaman nilai kebangsaan dinilai krusial untuk menjaga identitas nasional dari dampak negatif disrupsi teknologi global.
“Generasi muda Indonesia harus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi perkembangan teknologi dan arus informasi global, agar jati diri bangsa tetap terjaga,” ujar Presiden Prabowo menambahkan.
Sejalan dengan tema peringatan, Presiden menekankan bahwa prinsip luhur Pancasila juga layak menjadi inspirasi dalam membangun perdamaian dunia. Karakteristik ideologi ini dinilai mampu mendorong terciptanya dialog yang harmonis dan kerja sama taktis antarbangsa.
Mengakhiri pidatonya, Presiden Prabowo mengajak masyarakat untuk menghindari perpecahan demi kelancaran pembangunan nasional. Momentum 1 Juni ini pun menjadi tonggak bagi Kemenko Kumham Imipas untuk terus mengawal perlindungan hak asasi manusia demi Indonesia yang maju.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Kemenko Kumham Imipas RI

