FEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Khatam Al-Qur’an Masjid Irsyadunnas, Kasi PD PP Kemenag Solok Titipkan 4 Pesan Sakral

Solok, MZK News – Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD PP) Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Fauzi, S.Sos.I., M.H., menghadiri acara pembukaan khatam Al-Qur’an di Masjid Irsyadunnas, Air Mati, Kota Solok. Kehadiran Fauzi ditujukan untuk mewakili Kepala Kantor Kemenag setempat, Minggu (31/5/2026).

Dalam sambutannya di hadapan para wali murid, Fauzi menitipkan empat pesan penting yang wajib direnungkan oleh para santri. Ia menekankan agar momentum kelulusan membaca kitab suci ini tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan awal dari implementasi nilai spiritual.

“Bacalah Al-Qur’an dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian jagalah akhlak sesuai tuntunan Al-Qur’an bukan berdasarkan tontonan. Setelah khatam ini perkuat tauhid dan ibadah, jangan sampai tidak lagi shalat dan mengaji, serta jangan pernah berhenti mendalami ilmu agama,” ujar Fauzi secara tegas.

Pada kesempatan yang sama, Fauzi turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran pemerintah daerah yang konsisten mengawal program keagamaan. Kemenag menilai kepemimpinan kepala daerah saat ini sukses membawa iklim positif bagi tumbuh kembang lembaga pendidikan Al-Qur’an.

“Semoga di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sekarang ini, semua visi dan misi Kota Solok yang madani dapat terwujud dengan baik,” harap Kasi PD PP tersebut menyemangati forum.

Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.A. Dalam arahannya, orang nomor satu di Kota Solok tersebut mengapresiasi kerja keras pengurus Masjid Irsyadunnas yang konsisten mencetak generasi islami.

Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran insentif senilai lebih dari Rp3,5 miliar khusus untuk mengapresiasi dedikasi para guru mengaji. Kebijakan ini diambil demi mematangkan kesiapan mental generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Dengan perhatian ini, diminta kepada guru MDTA supaya tetap semangat mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak kita. Karena tantangan generasi ke depan sangat rumit dan komplit,” ucap Dr. H. Ramadhani Kirana Putra.

Suasana acara semakin meriah ketika Wali Kota Solok memberikan tantangan berhadiah dengan menguji hafalan para santri secara acak di atas panggung. Sebanyak lima orang santri yang berhasil melafalkan ayat dengan lancar langsung mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp100 ribu.

Ketua Panitia Pelaksana, Musfa Hengki, S.Sos.I., M.H., melaporkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti prosesi wisuda khatam tahun ini mencapai 28 orang santri. Sebelum prosesi inti dimulai, para santri telah mengikuti tradisi pawai taaruf keliling kota.

“Sebelum khatam ini sudah diadakan pawai mengelilingi Kota Solok yang diiringi oleh bako dan bundo kanduang, dengan ciri khas membawa nasi kuniek dan pengiringnya,” terang Musfa Hengki terkait pelestarian adat budaya Minangkabau dalam perayaan keagamaan.

Dukungan penuh juga mengalir dari Ketua DPC FKDT Kota Solok, Rahman Tubil, yang mengimbau para guru untuk bersiap menghadapi ajang bergengsi tingkat regional. Kontingen terbaik Kota Solok dalam waktu dekat akan bertolak ke Kota Padang untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Seluruh rangkaian acara khatam Al-Qur’an di Masjid Irsyadunnas berjalan tertib, aman, dan penuh suka cita. Agenda akhir pekan ini kemudian ditutup secara resmi dengan pembagian piala serta penghargaan khusus dari panitia untuk para santri pemuncak nilai terbaik.

Reporter: Fitria Sartika
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *