Gempur Stunting di Kampar, BBPOM Pekanbaru dan Anggota DPR RI Bekali Warga Jurus Cek KLIK
Kampar, MZK News – Strategi penanganan kasus stunting di Kabupaten Kampar kini mulai menyasar langsung hingga ke lini dapur rumah tangga warga. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. H. Sahidin, turun langsung mengedukasi masyarakat pedesaan.
Aksi jemput bola tersebut dipusatkan di Dusun 3 Desa Sumber Sari, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. Tim gabungan sengaja datang untuk membekali warga setempat dengan formula taktis dalam menekan angka kasus gagal tumbuh pada anak balita.
Agenda Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang menggandeng tokoh masyarakat ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta lokal. Kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, orang tua balita, kader Posyandu, hingga jajaran penggerak PKK desa tampak antusias memadati lokasi acara.
Kehadiran para tokoh adat, pemuka agama, serta jajaran perangkat desa setempat menjadi bukti kuat adanya komitmen kolektif di tingkat akar rumput. Mereka bertekad menjadikan Desa Sumber Sari sebagai percontohan kawasan sadar pangan aman yang bebas dari ancaman stunting.
Dalam orasinya, Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. H. Sahidin, menegaskan bahwa benteng pertahanan utama dalam pencegahan stunting berada di lingkungan keluarga. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik harus dipantau ketat oleh para orang tua sejak proses pengolahan bahan pangan di dapur.
“Jangan tunggu anak sakit baru panik. Perang melawan stunting itu dimulai dari piring di meja makan kita. Kalau ibu-ibu di dusun sudah paham gizi dan pangan aman, Kampar pasti bisa nol stunting,” tegas Ir. H. Sahidin secara lugas di hadapan warga, Sabtu (30/5/2026).
Senada dengan hal tersebut, narasumber utama dari BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, langsung membagikan kiat praktis dalam memilih komoditas konsumsi yang sehat kepada para ibu rumah tangga. Ia menekankan pentingnya disiplin menerapkan metode pengawasan mandiri sebelum membeli produk.
“Ibu-ibu, jangan asal comot di warung. Cek KLIK dulu: Cek Kemasannya masih bagus atau tidak, Labelnya lengkap, ada Izin Edar dari BPOM, dan belum Kedaluwarsa. Empat jurus ini yang menjaga anak kita dari stunting,” jelas Alex Sander disambut riuh tepuk tangan peserta.
Suasana sosialisasi berjalan semakin interaktif saat panitia membuka sesi tanya jawab serta kuis berhadiah menarik. Puluhan ibu rumah tangga saling berebut mikrofon untuk menjawab pertanyaan seputar indikator stunting dan implementasi taktik pengawasan obat dan makanan.
Tingginya antusiasme warga sepanjang acara menjadi sinyal positif bahwa materi edukasi kesehatan tersebut terserap secara sempurna. Sinergi antara BBPOM Pekanbaru dan DPR RI ini diharapkan menjadi pemantik bagi Kecamatan Tapung Hulu untuk tumbuh menjadi wilayah mandiri, sehat, dan cerdas.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Khoirul Anam

