DaerahFEATUREDKepolisianNewsRegionalTOP STORIES

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Logas Tanah Darat Kawal Lahan Jagung Desa Sukaraja

Kuantan Singingi, MZK News – Sinergi kokoh antara kepolisian dan masyarakat di Desa Sukaraja mulai menunjukkan hasil nyata dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional 2026. Kolaborasi sektor agraria ini diwujudkan lewat pendampingan intensif pada pengelolaan lahan pertanian warga.

Sebagai langkah monitoring berkala, Bhabinkamtibmas Desa Sukaraja, Briptu Ari Yugo Hutomo, turun langsung ke area perkebunan. Petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap komoditas tanaman jagung pipil di lahan seluas 1 hektar, Kamis (28/5/2026) pagi.

Agenda peninjauan di wilayah Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) ini bertujuan untuk memastikan fase vegetatif tanaman berjalan sesuai target produksi. Hasil verifikasi di lapangan menunjukkan tanaman jagung yang kini memasuki usia 37 hari setelah tanam (HST) tumbuh dengan sangat baik, subur, dan sehat.

Lahan yang dulunya merupakan area kurang produktif kini telah bertransformasi total menjadi hamparan kebun pangan yang hijau. Optimalisasi lahan telantar oleh kelompok tani setempat mendapat apresiasi tinggi dari Kapolsek Logas Tanah Darat, Iptu Masjidil.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek LTD untuk selalu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap upaya masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian berjalan sukses,” ujar Iptu Masjidil.

Iptu Masjidil menegaskan kembali bahwa pencapaian swasembada pangan tahun ini merupakan tanggung jawab moral bersama lintas instansi. Oleh sebab itu, personel Bhabinkamtibmas diinstruksikan untuk terus mengawal dan memberikan dukungan taktis dari hulu hingga masa panen raya tiba.

Briptu Ari Yugo Hutomo menambahkan, faktor mikroklimat berupa kondisi fisik tanah dan intensitas cuaca di Desa Sukaraja sangat mendukung pertumbuhan jagung. Di samping faktor alam, para petani lokal juga telah dibekali panduan perawatan berkala, mulai dari pola pemupukan berimbang hingga teknik pengendalian hama terpadu.

Dukungan emosional dan teknis dari aparat kepolisian ini direspons positif oleh para petani di lapangan. Supriyanto, salah satu pengelola lahan, mengaku kehadiran polisi berseragam di kebun mereka terbukti melipatgandakan motivasi kerja anggota kelompok tani.

“Kami merasa sangat didukung. Ini membuat kami semakin termotivasi merawat tanaman agar hasil panen melimpah dan bisa berkontribusi memenuhi kebutuhan pangan daerah hingga nasional,” kata Supriyanto dengan nada penuh optimistis.

Melalui perawatan yang konsisten, hasil panen jagung pipil dari Desa Sukaraja ini diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat kecamatan. Ke depan, Polsek LTD berkomitmen mereplikasi model pendampingan serupa ke desa-desa binaan lain di wilayah hukumnya.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *