Hardiknas dan Harkitnas 2026: PT Bukit Asam Pacu UMKM Sawahlunto Naik Kelas
Sawahlunto, MZK News – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 menjadi panggung bagi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Komitmen nyata tersebut diwujudkan melalui agenda Halal Bihalal & Capacity Building UMKM Binaan PTBA. Acara yang mengusung tema besar peningkatan mutu produk ini dipusatkan di Ballroom Saka Ombilin Heritage Hotel, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan edukatif ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempercepat penetrasi pasar produk lokal sekaligus mempererat sinergi antar-pelaku usaha. Sebanyak 56 peserta yang bergerak di sektor jasa, perdagangan, kriya, hingga peternakan tampak hadir mengikuti pelatihan dengan antusias.
Para peserta merupakan pelaku usaha terpilih yang berada di bawah payung kolaborasi PTBA-BRI, UMKM swakelola, serta mitra Rumah BUMN. Kehadiran emiten pertambangan pelat merah ini mempertegas peran korporasi sebagai bapak angkat yang adaptif bagi industri kreatif daerah.
Sustainable Economic, Social, and Environment Department Head PTBA, Listati, menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat sekitar tambang merupakan agenda wajib perseroan. Hal ini krusial demi menciptakan ekosistem ekonomi pascatambang yang inklusif dan berkelanjutan.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa juga ditopang oleh kebangkitan ekonomi masyarakat. Karena itu, PTBA terus berkomitmen mendukung UMKM agar semakin tangguh,” ujar Listati dalam sambutannya.
Listati menambahkan bahwa pembinaan yang diberikan PTBA dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir. Selain pembekalan teori manajemen bisnis dasar, perseroan juga memfasilitasi akses modal, legalitas hukum, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.
“Penguatan fondasi usaha menjadi kunci utama agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan. Pelaku usaha juga perlu memahami karakteristik produknya dan kebutuhan pasar agar mampu menciptakan nilai tambah,” imbuhnya.
Senada dengan hal itu, Ombilin Mining Site General Manager PTBA, Yulfaizon, menilai UMKM lokal merupakan tulang punggung utama sirkulasi ekonomi di Kota Sawahlunto. Sinergi tiga pilar antara korporasi, pemda, dan pengrajin wajib dijaga demi mendongkrak daya saing daerah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri UMKM untuk terus berkembang. Semangat kolaborasi menjadi modal penting menghadapi tantangan ekonomi,” tutur Yulfaizon.
Guna memberikan dampak instan, PTBA menghadirkan praktisi bisnis bersertifikasi BNSP sekaligus Owner UNICI Songket, Fitri, S.E., sebagai pemateri utama. Para pelaku usaha diajarkan taktik jitu pengemasan produk (branding) serta strategi digital marketing guna menembus pasar nasional.
Reporter: Yogie Yolanda
Editor: Martha Syaflina

