Sinergi Polda Riau dan Polres Kampar Percepat Bangun 3 Jembatan di Kuok
Kampar, MZK News – Personel Polda Riau dan Polres Kampar menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kecamatan Kuok. Hingga Sabtu (18/4/2026), tiga proyek jembatan strategis di wilayah tersebut mencatatkan perkembangan signifikan, bahkan salah satunya telah mencapai progres 70%.
Progres tertinggi berada pada Jembatan Sei Silam di Dusun Pulau Jambu, Desa Pulau Jambu. Pada hari ke-12 pembangunan, jembatan sepanjang 18,5 meter ini telah memasuki tahap pengecatan, pengelasan lantai besi, serta penggalian tapak untuk pengecoran lonjing jembatan.
Kapolsek Bangkinang Barat, IPTU Rully Chairullah, memantau langsung jalannya pekerjaan di lapangan. Kehadiran personel kepolisian memastikan proyek berjalan sesuai jadwal tanpa kendala teknis yang berarti, guna menjamin keamanan mobilitas warga setempat.
Sementara itu, di Dusun Sungai Betung, proyek jembatan sepanjang 8 meter mulai memasuki tahap pembongkaran lantai lama. Pada hari ke-3 ini, progres tercatat sebesar 10% dengan fokus pembersihan material rangka lama sebelum diganti dengan struktur baru yang lebih kokoh.
Tak jauh dari sana, di Dusun Sungai Lintang, Desa Empat Balai, pembangunan jembatan sepanjang 17 meter telah mencapai 25%. Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polda Riau terlibat aktif dalam perakitan besi turap bersama pihak kontraktor.
Dukungan personel dari Sat Brimob, Dit Polair, hingga Dit Sabhara Polda Riau membuat pengerjaan di lapangan menjadi jauh lebih efisien. Sinergi ini diapresiasi penuh oleh Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, yang memantau perkembangan secara rutin.
“Kami sangat bangga dengan semangat kerja personel dalam mendukung infrastruktur ini. Tiga jembatan ini memiliki peran vital untuk meningkatkan konektivitas dan kemakmuran masyarakat di Kecamatan Kuok,” ujar AKBP Boby dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Kolaborasi antara polisi, kontraktor, dan warga menjadi kunci utama kesuksesan proyek Jembatan Merah Putih ini.
Aipda Muhammad Yusuf, perwakilan Satgas Polda Riau, menambahkan bahwa seluruh tim siap memberikan dukungan maksimal hingga proyek tuntas. Tujuannya adalah memastikan masyarakat segera menikmati infrastruktur yang aman dan berkualitas tinggi.
“Kami hadir untuk memastikan setiap langkah pembangunan dilakukan dengan baik. Masyarakat berhak menikmati fasilitas transportasi yang layak demi mendukung ekonomi lokal,” tegas Yusuf di lokasi proyek.
Pihak kontraktor pun merasa sangat terbantu dengan kehadiran personel kepolisian yang sigap membantu pekerjaan fisik. Dengan ritme kerja saat ini, seluruh proyek diyakini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina


