DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Konflik Antarsuku di Distrik Dimba Memanas, Warga Desak Bupati Lanny Jaya Turun Tangan

Lanny Jaya, MZK News – Situasi keamanan di Distrik Dimba, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, dilaporkan tengah memanas akibat konflik antarsuku yang terjadi sejak Sabtu (14/3/2026). Hingga Minggu (15/3/2026), aksi saling serang antar kelompok masyarakat masih terjadi di wilayah tersebut.

Kondisi yang semakin tidak terkendali membuat masyarakat setempat merasa terancam. Warga mendesak Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya untuk segera hadir di lokasi kejadian guna melakukan upaya mediasi dan penghentian kekerasan secara langsung.

Ketegangan ini diduga bermula dari persoalan administrasi atau batas desa antar distrik, meskipun pemicu pastinya masih dalam penyelidikan. Warga khawatir jika pimpinan daerah tidak segera datang, eskalasi konflik akan semakin luas dan sulit dibendung.

“Perang suku di Distrik Dimba harus segera diatasi. Kami minta Bupati dan Wakil Bupati datang ke sini untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar salah seorang warga setempat dengan nada penuh kekhawatiran.

Keinginan masyarakat agar pimpinan daerah hadir di tengah-tengah mereka didasari oleh harapan akan solusi damai. Masyarakat tidak ingin perselisihan ini berlarut-larut hingga mengakibatkan kerugian harta benda maupun nyawa yang lebih besar.

“Segera hadirkan Bupati dan Wakil Bupati di tempat permasalahan. Kami tidak ingin ada korban jiwa,” tegas warga lainnya yang berharap agar kedamaian segera kembali di tanah Lanny Jaya.

Saat ini, warga Distrik Dimba masih berjaga-jaga di lingkungan mereka masing-masing. Mereka sangat menantikan langkah cepat dan tegas dari pemerintah daerah serta aparat keamanan untuk meredam kemarahan massa yang terlibat konflik.

Masyarakat menegaskan bahwa hanya kehadiran otoritas tertinggi di kabupaten yang mampu mendinginkan suasana. Proses dialog secara adat dinilai menjadi jalan keluar paling efektif untuk mengakhiri pertikaian antarsuku tersebut.

Melalui desakan ini, pemerintah diharapkan dapat segera mengambil tindakan konkret di lapangan. Kedamaian di Lanny Jaya menjadi prioritas utama demi menjamin kelangsungan hidup dan aktivitas sosial masyarakat yang terdampak.

Reporter: Robinnner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds