Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh: Jaksa Segera Tetapkan Tersangka Usai Lebaran
Sungai Penuh, MZK News – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh terus mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi anggaran makan minum dan pengadaan di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh, Jum’at (13/3/2026). Perkara yang menyita perhatian publik ini kini telah resmi naik ke tahap penyidikan.
Sebagai langkah nyata penguatan alat bukti, tim penyidik sebelumnya telah melakukan penggeledahan di kantor Dinas Damkar. Dari aksi tersebut, petugas berhasil mengamankan ratusan dokumen penting yang berkaitan erat dengan penggunaan anggaran yang diduga diselewengkan.
Selain dokumen, tim penyidik juga melakukan penyitaan terhadap satu unit brankas dari lokasi yang sama. Brankas tersebut diduga kuat menyimpan bukti-bukti kunci atau dokumen rahasia yang dapat mengungkap aliran dana dalam perkara ini secara lebih terang benderang.
Pihak Kejari Sungai Penuh menegaskan bahwa penggeledahan dan penyitaan merupakan bagian dari prosedur hukum untuk memperjelas penyimpangan anggaran. Meski barang bukti sudah di tangan, hingga kini jaksa belum mengumumkan nama-nama tersangka secara resmi.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Sungai Penuh, Moehargung Al Sonta, menyatakan bahwa publik perlu bersabar karena proses administrasi penyidikan masih terus berjalan. Ia memberikan sinyal bahwa pengumuman tersangka tinggal menunggu waktu yang tepat.
“Untuk penetapan tersangka kemungkinan akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri,” ujar Moehargung Al Sonta saat dikonfirmasi oleh awak media.
Meskipun belum diumumkan secara formal, Moehargung membocorkan adanya indikasi kuat keterlibatan pejabat teras. Ia menyebutkan bahwa pihak-pihak yang pernah memegang jabatan penting di dinas tersebut menjadi fokus utama dalam penyidikan ini.
“Yang pastinya mantan Kepala Dinas Damkar akan menjadi salah satu tersangka dalam perkara ini. Tidak menutup kemungkinan ada dua pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh yang juga akan ditetapkan,” tambahnya secara tegas.
Saat ini, penyidik masih terus mendalami isi dokumen hasil penggeledahan serta memeriksa sejumlah saksi tambahan. Keterangan saksi-saksi tersebut sangat diperlukan untuk mengunci keterlibatan para calon tersangka dalam pengelolaan anggaran makan minum tersebut.
Masyarakat Kota Sungai Penuh kini menaruh harapan besar agar Kejaksaan bekerja secara transparan dan profesional. Kepastian hukum dalam kasus ini sangat dinanti guna memberikan efek jera terhadap praktik penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan daerah.
Reporter: Dewi Yulianti
Editor: Martha Syaflina


