Sidang Paripurna DPRD Sijunjung Soroti Jejak Pembangunan
Foto: Rapat Paripurna DPRD Sijunjung agenda penyampaian pandangan Fraksi Umum terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2023 (Foto: IST)
Sijunjung, MZK News – DPRD Kabupaten Sijunjung menggelar sidang paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati mengenai tiga buah Ranperda yang berlangsung pada Kamis (13/6/2024).
Sidang yang dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung,Irwa Bambang Surya Irwan didampingi Wakil Ketua DPRD Redi Susilo itu dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Bupati Kabupaten Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Sekda Zefnihan, Forkopimda, Kepala OPD, Kepala BUMD, dan para Camat.
Sebanyak sembilan fraksi menyampaikan pandangan umum dengan berbagai masukan dan pertanyaan.
Salah satu Fraksi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diwakili oleh Mukhlis menyoroti dua isu utama yaitu perkembangan pembangunan RSUD Pratama di Kamang Baru yang belum difungsikan sesuai target, dan perawatan serta pengelolaan jalan-jalan kabupaten yang menjadi isu tahunan.
Fraksi dari Partai PPP ini meminta penjelasan terhadap Pemkab Sijunjung tentang langkah-langkah pemerintah daerah selama tahun 2023 dalam pengelolan aset daerah.
Selain itu, Fraksi PAN, melalui Aroni Basri juga menyinggung kondisi RSUD Pratama di Kecamatan Kamang Baru yang belum beroperasi dan juga masalah tapal batas Kabupaten Sijunjung dengan Kabupaten Dharmasraya yang belum terselesaikan selama ± 15 tahun, serta masalah aset yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
Fraksi PAN meminta tentang kelengkapan data terkait aset-aset tersebut. Begitu juga tentang penyelesaian lahan Perusda Kinantan seluas ±500 hektar di Kamang Baru serta Rusunawa di Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung. Meskipun demikian, Fraksi PAN mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sijunjung yang telah meraih WTP sebanyak delapan kali berturut-turut sejak tahun 2016.
Sedangkan Fraksi dari partai Gerindra menyoroti pelayanan publik di RSUD Kabupaten Sijunjung yang dinilai masih belum optimal namun tarif berobat untuk masyarakay umum yang tidak memakai BPJS mengalami kenaikan.
Fraksi Gerindra juga menyebutkan belum tercapainya target Pendapatan Daerah pada tahun 2023 serta menyoroti destinasi wisata Geopark Ranah Minang Silokek dalam meningkatkan PAD.
Fraksi ini juga mengamati bahwa sarana dan prasarana yang dibangun oleh pemerintah daerah kurang terawat dan akses jalan sering ambruk, menghambat pembangunan destinasi wisata tersebut.
Selain itu, beberapa fraksi lainnya juga menyampaikan pandangan umum yang hampir serupa dengan Fraksi PPP dan PAN.
Fraksi Partai Golkar dibacakan oleh Hamdani Hasnam, Fraksi PPP oleh Mukhlis, Fraksi PAN oleh Aroni Basri,, Fraksi Gerindra oleh Indrawadi, Fraksi Perjuangan Indonesia oleh Givo Aldino, Fraksi Kebangkitan Bangsa oleh Amlasta Boy, Fraksi PKS oleh Zulkifli Fraksi Demokrat oleh Redi Susilo, dan Fraksi Partai NasDem oleh H. Efrinedi Nangkodo.
Reporter: Gangga
Editor: Khoirul Anam


