FEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Kades, Ketum AKPERSI Rino Triyono Desak Polres Bogor Usut Tuntas

Bogor, MZK News – Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, mendesak Polres Kabupaten Bogor untuk mengusut tuntas dugaan tindakan intimidasi terhadap anggotanya, Minggu (11/10/2026). Kasus ini diduga melibatkan oknum kepala desa di wilayah Kabupaten Bogor.

Sebagai langkah nyata pengawalan hukum, DPP AKPERSI bersama DPC AKPERSI Kabupaten Bogor menjadwalkan aksi penyampaian aspirasi di Polres Kabupaten Bogor, Senin (12/10/2026). Aksi damai tersebut akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga seluruh tuntutan penegakan hukum dipenuhi oleh aparat penegak hukum.

Rino menegaskan bahwa setiap laporan dugaan pelanggaran hukum serta kekerasan terhadap jurnalis wajib ditindaklanjuti secara objektif dan transparan. Jabatan publik sama sekali tidak memberikan imunitas hukum bagi siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami dari DPP AKPERSI bersama DPC AKPERSI Kabupaten Bogor mendesak Kapolres Kabupaten Bogor agar memberikan perhatian serius terhadap dugaan intimidasi yang dialami anggota kami. Kami meminta agar perkara ini ditangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tegas Rino Triyono.

Rino mengingatkan bahwa jurnalis menjalankan tugas jurnalistik di lapangan yang dilindungi undang-undang sebagai bentuk kontrol sosial. Jika terdapat keberatan atas suatu pemberitaan, pihak yang merasa dirugikan seharusnya menggunakan mekanisme hak jawab atau hak koreksi sesuai aturan.

“Jabatan kepala desa tidak menempatkan seseorang di atas hukum. Namun, kami tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Yang kami tuntut adalah profesionalisme penyidik, transparansi penanganan perkara, dan kepastian hukum bagi anggota kami,” ujar Rino menambahkan.

Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Bogor, Ade Suhanda, menyatakan kesiapan seluruh jajarannya untuk mengawal penanganan kasus ini secara konstitusional. Pihaknya juga mengimbau seluruh anggota AKPERSI untuk tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan menjaga keberimbangan berita.

Aksi yang akan digelar esok hari menjadi wujud dorongan agar pihak kepolisian segera memeriksa saksi, mengumpulkan bukti, serta menetapkan status hukum pihak terlapor. AKPERSI berkomitmen mengawal penanganan perkara ini hingga diperoleh kepastian hukum yang adil.

“Kami berharap Kapolres Kabupaten Bogor merespons persoalan ini secara terbuka dan memberikan kepastian hukum. Kami akan mengawal perkara ini sampai ada kejelasan penanganan,” pungkas Rino.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds