
Tekan Angka Stunting dan Pacu Ekonomi Warga, Pemdes Muara Wakat Gelar Musdes RKPDes 2027
Teweh Timur, MZK News – Pemerintah Desa Muara Wakat, Kecamatan Teweh Timur, menggelar Rembuk Stunting sekaligus Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Kamis, 10 September 2026. Agenda tahunan ini digelar sebagai langkah awal pemdes dalam merumuskan program prioritas pembangunan secara menyeluruh.
Musdes yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri Camat Teweh Timur, Kasi PMD, Kasi Trantib, Kapolsek, Babinsa, dan Pendamping Teknis Dana Desa. Turut hadir perangkat desa, tenaga kesehatan, BPD, tokoh masyarakat, hingga perwakilan Karang Taruna dan Linmas.
Kepala Desa Muara Wakat, Harlian, menjelaskan bahwa Musdes menjadi wadah resmi untuk menyerap dan menyaring aspirasi masyarakat. Setiap usulan warga akan dikaji secara mendalam agar alokasi pembangunan tahun 2027 berjalan tepat sasaran.
“Musdes ini adalah forum untuk menampung aspirasi warga. Semua usulan kita jadikan bahan penyusunan RKPDes 2027 agar pembangunan tepat sasaran,” ujar Harlian, Minggu (13/9/2026).
Dalam musyawarah tersebut, beberapa bidang utama menjadi fokus penyusunan rencana kerja, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan. Namun, sektor kesehatan ibu dan anak mendapatkan porsi perhatian paling khusus guna menekan angka stunting.
Harlian menegaskan pihak pemdes berkomitmen mengalokasikan program pencegahan gizi buruk secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak dan menjaga kesehatan ibu hamil di wilayahnya.
“Mudah-mudahan semua usulan masyarakat dapat terealisasi. Harapannya dapat meningkatkan taraf hidup warga Muara Wakat serta menjaga perkembangan anak secara optimal,” tambah Harlian.
Sementara itu, Camat Teweh Timur mengapresiasi tingginya partisipasi aktif warga dalam merumuskan arah pembangunan desa. Pihak kecamatan mendorong agar hasil keputusan Musdes benar-benar mengutamakan skala prioritas kebutuhan masyarakat.
Melalui sinergi erat antara pemdes, jajaran kecamatan, tenaga kesehatan, dan warga, Desa Muara Wakat optimistis dapat mewujudkan lingkungan desa yang sehat, mandiri, dan bebas dari ancaman stunting.
Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina
