
Awaludin Hatta Cetak 37 Poin, Pacific Morotai Libas Pancasila Junior 84-63 dan Amankan Tiket Final
Morotai, MZK News – Tim basket Pacific Morotai berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan atas Pancasila Junior dengan skor akhir 84-63 pada laga sengit, Rabu malam. Kemenangan telak ini sekaligus memastikan langkah Pacific Morotai melenggang mulus ke partai puncak final yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.
Hasil positif tersebut tidak terlepas dari penampilan gemilang Awaludin Hatta di sepanjang jalannya pertandingan. Pemain yang akrab disapa Awal ini kembali dinobatkan sebagai Man of the Match setelah tampil dominan dengan mengemas 37 poin, 26 rebound, dan 2 assist.
Gelar pemain terbaik tersebut menjadi koleksi kedua bagi Awaludin Hatta selama gelaran kompetisi berlangsung. Performa konsisten sang pilar utama terbukti menjadi kunci keberhasilan Pacific Morotai dalam menumbangkan perlawanan tim lawan.
Usai laga, Awal menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi kerja keras seluruh rekan setimnya di lapangan. Ia menilai skema permainan timnya berjalan efektif berkat koordinasi dan komunikasi antarpemain yang kian solid.
“Saya mau berterima kasih kepada tim. Malam ini kami bermain sangat baik dan komunikasi dengan tim juga sudah berjalan lancar,” ujar Awal, Kamis (10/9/2026).
Menatap laga pamungkas di hari Jumat, Awal menegaskan bahwa seluruh skuad Pacific Morotai kini fokus penuh untuk membawa pulang trofi kemenangan. Pihaknya optimistis mampu tampil maksimal demi meraih predikat juara.
“Jumat kami masuk final dan kami ingin juara,” tegas Awal dengan penuh rasa percaya diri.
Selain memuji kerja sama tim, Awal turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat Kabupaten Pulau Morotai atas dukungan moral yang tak pernah putus. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai yang terus mengawal perjuangan tim selama berkompetisi.
“Kami juga mau berterima kasih kepada masyarakat Morotai, khususnya Pak Bupati dan Wakil Bupati yang sudah mendukung dan membantu kami,” tutupnya.
Reporter: Roger Moore
Editor: Martha Syaflina
