
DPRD Barito Utara Kawal Status Siaga Karhutla, Gun Sriwitanto Minta Pengawasan Lahan Diperketat
Muara Teweh, MZK News – DPRD Kabupaten Barito Utara menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Barito Utara. Langkah pencegahan yang diambil pemerintah daerah dinilai sangat krusial untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap selama musim kemarau.
Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi PPP, Gun Sriwitanto, mengapresiasi terbitnya SK Bupati Nomor 188.45/399/2026 tentang status siaga darurat tersebut. Menurutnya, penetapan ini harus menjadi momentum bersama bagi seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat desa untuk memperkuat kesiapsiagaan di lapangan.
“Status siaga darurat ini menjadi perhatian kita bersama. Semoga seluruh perangkat daerah dan pihak terkait sampai ke pedesaan serta masyarakat dapat bekerja sama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Gun Sriwitanto, Rabu (19/8/2026).
Jajaran legislatif menekankan agar pengawasan di area rawan titik api segera ditingkatkan secara menyeluruh. Gun mengimbau secara tegas kepada seluruh pelaku usaha perkebunan maupun masyarakat lokal untuk tidak sekali-kali membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
DPRD juga mendesak perangkat kecamatan dan desa agar tidak lambat dalam menyampaikan aturan larangan pembakaran lahan kepada warga. Selain sosialisasi di tingkat warga, edukasi mengenai dampak bahaya karhutla juga diminta masuk ke lingkungan sekolah.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini dan jangan sampai api sudah membesar baru kita bergerak. Setiap indikasi titik panas maupun kejadian kebakaran harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegas Gun.
Selain menyoroti pentingnya edukasi, DPRD mendorong optimalisasi peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dan relawan di setiap wilayah. Pihak dewan menegaskan dukungannya terhadap penegakan hukum yang tegas bagi siapa saja yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina
