DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Mobil Takziah Masuk Jurang 5 Meter di Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan, Dua Korban Luka Parah

Sungai Penuh, MZK News – Penanganan keselamatan lalu lintas di jalur lintas provinsi terus menjadi atensi serius menyusul tingginya kerawanan sirkulasi kendaraan pada area perbatasan. Langkah evakuasi cepat dioptimalkan kepolisian guna meminimalkan fatalitas korban pada titik rawan kecelakaan darat.

Polres Kerinci merealisasikan tindakan darurat tersebut saat merespons insiden kecelakaan tunggal yang menimpa rombongan pelayat asal Bengkulu. Sebuah mobil yang mengangkut empat orang warga Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Muko-Muko, dilaporkan jatuh ke dalam jurang sedalam lima meter, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan KM 25, dekat Jembatan Sungai Kunyit, yang merupakan jalur lintas perbatasan antara Tapan dan Kota Sungai Penuh. Berdasarkan informasi dihimpun harian, kendaraan roda empat tersebut kehilangan kendali usai melakukan perjalanan pulang takziah dari rumah kerabat di daerah Kumun.

Akibat benturan keras di dasar jurang, satu orang korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M.H. Thalib Kota Sungai Penuh. Sementara itu, satu korban lainnya langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Tapan karena mengalami kondisi luka yang cukup parah.

“Benar, terjadi kecelakaan tunggal mobil yang masuk jurang di KM 25. Satu korban dirujuk ke RS M.H. Thalib, satu dirujuk RS Tapan dikarenakan kondisi parah, dan dua lainnya tidak apa-apa,” ujar Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, melalui Kanit Gakkum, IPDA Dio Frananda.

Dio menerangkan bahwa identitas lengkap para korban masih dalam proses pendataan oleh unit penegakan hukum di lapangan. Di sisi lain, bangkai kendaraan roda empat tersebut masihberada di dasar jurang dan menunggu kedatangan mobil derek milik kepolisian.

Proses evakuasi para penumpang harian berhasil diselesaikan berkat aksi cepat Tim Unit Laka Lantas yang dibantu oleh warga sekitar lokasi. Polisi mengonfirmasi bahwa kontur jalan yang ekstrem menjadi salah satu faktor pemicu utama rentannya kendaraan tergelincir.

“Jalur Puncak Sungai Penuh–Tapan dikenal rawan kecelakaan, terutama di musim hujan dan pada beberapa titik tikungan curam yang minim pembatas jalan,” kata Dio menambahkan penjelasannya.

Melalui laporan kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para pengendara agar ekstra waspada saat melintasi jalur siber puncak teritorial Jambi-Sumbar. Kecepatan kendaraan wajib dikontrol dengan baik guna menghindari risiko rem blong di rute turunan tajam harian.

Reporter: Dewi Yulianti
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *