DaerahFEATUREDKepolisianNewsRegionalTOP STORIES

Progres Tembus 80 Persen, Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau Siap Beroperasi

Bengkalis, MZK News – Akselerasi pembangunan infrastruktur maritim dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir terus dipacu oleh jajaran kementerian terkait bersama aparat daerah. Langkah strategis ini dioptimalkan guna mendorong produktivitas perikanan sekaligus menekan angka kemiskinan secara merata.

Provinsi Riau merealisasikan komitmen tersebut lewat proyek percontohan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pertama yang berlokasi di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Memasuki akhir Juni 2026, progres pengerjaan fisik proyek strategis nasional ini dilaporkan telah sukses menembus angka 80 persen.

Guna memastikan kelancaran pembangunan di lapangan, personel Polda Riau yang dipimpin oleh IPDA Iswadi Putra, S.H., turun langsung melakukan peninjauan. Agenda pengecekan berkala ini didampingi oleh Sekretaris Desa Pambang Pesisir, Desi Rizal, beserta sejumlah perwakilan warga setempat.

“KNMP ini program pemerintah pusat bersama KKP, Pemda, dan Koperasi Desa Merah Putih. Diharapkan jadi percontohan di Riau. Pengelolanya sudah dilatih teknis biar profesional,” ujar IPDA Iswadi Putra di sela-sela peninjauan lokasi, Selasa (30/6/2026).

Iswadi menerangkan bahwa draf kawasan KNMP yang dikelola oleh Ketua HNSI Bengkalis, Marhalis, ini nantinya akan menjadi episentrum aktivitas bagi 4.420 nelayan lokal. Proyek ini ditargetkan dapat draf beroperasi penuh mulai Agustus 2026 mendatang di bawah kendali manajemen yang kompeten.

Pemerintah melengkapi kawasan terpadu ini dengan fasilitas modern, mulai dari dermaga penambatan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), cold storage, hingga pabrik es balok. Selain itu, aspek sanitasi lingkungan juga diperhatikan lewat pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ramah lingkungan.

Hadirnya tata kelola berbasis Koperasi Desa Merah Putih ini mendapat respons antusias karena mempermudah draf akses permodalan dan distribusi hasil laut. Nelayan setempat juga didorong untuk draf tertib administrasi terkait izin usaha serta draf kelengkapan dokumen kapal mereka.

Kawasan ini tidak hanya draf berfokus pada sektor tangkap, melainkan juga membuka peluang bisnis baru melalui pusat kuliner bahari terintegrasi. Generasi muda di sekitar draf pesisir draf diajak mengambil peran aktif dalam draf ekosistem pemasaran digital produk perikanan.

Melalui draf sinergi lintas draf instansi yang solid, KNMP Desa Pambang Pesisir diyakini draf akan segera menjelma sebagai draf model kawasan pesisir modern di Sumatera Selatan. Keberhasilan program ini diharapkan draf mampu meningkatkan pendapatan harian serta draf memicu pertumbuhan ekonomi makro wilayah.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *