DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Kawal Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Siak

Siak, MZK News – Komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan terus dibuktikan secara nyata di lapangan. Personel kepolisian kini turun langsung ke sektor agraris guna memastikan stabilitas produksi pangan hulu.

Langkah taktis ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh, Polres Siak, Aiptu Syarif Adli, S.H., pada Minggu (7/6/2026) pagi. Dirinya melaksanakan pemantauan intensif terhadap tanaman jagung pipil milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.

Pengecekan lapangan tersebut dilakukan mulai pukul 09.20 WIB di lahan produktif seluas satu hektar. Tanaman jagung yang ditanam menggunakan sistem semai lubang tanam itu terpantau tumbuh subur dan kini telah memasuki usia tanam 77 hari.

Meskipun secara umum tumbuh subur, petugas mencatat adanya sedikit tantangan vegetatif di area persawahan tersebut. Struktur tanah yang tidak seragam menjadi faktor utama yang memengaruhi tinggi batang tanaman jagung di beberapa titik.

“Perkembangan tanaman cukup baik dan masih dalam perawatan berkala. Memang ada kendala pertumbuhan batang tidak merata karena kontur tanah mineral bercampur pasir bulan, tapi tetap kita optimalkan,” ungkap Aiptu Syarif Adli di lokasi peninjauan.

Kegiatan pendampingan ini merupakan implementasi nyata dari program Polri Presisi dalam menyokong kedaulatan pangan nasional. Jagung pipil dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki peran vital sebagai bahan baku pakan ternak serta menyuplai kebutuhan industri makanan.

Kapolsek Sabak Auh melalui laporan resminya menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di area pertanian bertujuan untuk asistensi total. Sinergi bersama tenaga penyuluh lapangan (PPL) UPTD Pertanian terus diperketat demi mengantisipasi serangan hama penyakit.

Melalui pemeliharaan yang terukur ini, potensi gagal panen diharapkan dapat ditekan serendah mungkin hingga masa panen raya tiba. Seluruh data pertumbuhan, usia tanam, dan dinamika kondisi tanah dicatat secara detail oleh petugas sebagai bahan evaluasi berkala.

Lahan yang dikelola ini merupakan aset strategis milik pemerintah kecamatan setempat yang diproyeksikan menjadi percontohan. Kolaborasi taktis antara aparat kepolisian dengan dinas teknis daerah ini menjadi contoh konkret bagaimana draf program ketahanan pangan nasional diwujudkan dari tingkat desa.

“Ini bukti Polri tidak hanya jaga kamtibmas, tapi juga jaga perut rakyat. Kalau pangan aman, negara kuat,” tegas salah satu sumber internal dari Polsek Sabak Auh saat dikonfirmasi media secara terpisah.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *