FEATUREDNasionalNewsTOP STORIES

Beri Pembekalan di IPDN, Menko Polkam Djamari Chaniago Ingatkan Praja Jangan Khianati Rakyat

Jatinangor, MZK News – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) harus menjadi birokrat yang berintegritas. Calon pamong praja dituntut memiliki disiplin tinggi serta keberanian moral dalam memperjuangkan hak masyarakat.

Djamari mengingatkan pentingnya keberanian birokrasi dalam menyampaikan kebenaran objektif kepada pimpinan daerah maupun pejabat politik. Hal ini krusial demi menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Menurutnya, sistem administrasi negara harus tetap tegak berdiri tanpa intervensi kepentingan sesaat.

“Pejabat politik bisa berganti, tetapi birokrasi harus tetap bekerja untuk kepentingan rakyat. Karena itu, keberanian menyampaikan hal yang benar menjadi sangat penting,” ujar Menko Polkam Djamari Chaniago di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam turut menyampaikan salam hangat sekaligus amanat dari Presiden RI Prabowo Subianto. Kepala Negara menitipkan pesan agar para praja belajar dengan sungguh-sungguh karena peran dan kehadiran mereka sudah dinantikan oleh bangsa.

Djamari memaparkan bahwa tantangan global dan nasional yang dihadapi Indonesia saat ini semakin kompleks. Dinamika tersebut mulai dari pergeseran geopolitik dunia, ancaman keamanan di kawasan Indo-Pasifik, hingga persoalan ketimpangan ekonomi dan kebocoran kekayaan negara.

“Perubahan geopolitik dunia sangat memengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk Indonesia. Karena itu pemerintah terus bekerja keras agar dampak global dapat minimalkan dan masyarakat tetap terlindungi,” kata Menko Polkam menerangkan ketahanan nasional.

Lebih lanjut, ia menyoroti masalah kebocoran kekayaan negara akibat praktik manipulasi perdagangan dan korupsi. Mantan petinggi militer ini menegaskan bahwa penyelewengan anggaran merupakan bentuk makar terhadap kesejahteraan publik yang tidak boleh ditoleransi.

“Sekecil apa pun korupsi tetap merupakan pengkhianatan terhadap bangsa. Itu tidak boleh dibiarkan,” ucap Djamari secara lantang di hadapan ribuan praja.

Ia mengingatkan bahwa lulusan IPDN akan menjadi ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan akar rumput. Oleh sebab itu, mereka wajib memiliki sensitivitas sosial yang tinggi dan memegang teguh prinsip dasar sebagai pelayan masyarakat.

“Kalian hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Jangan pernah menyakiti hati rakyat,” tutur Menko Polkam memotivasi para calon birokrat muda tersebut agar tidak lelah belajar dan pantang menyerah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menjabarkan pandangan presiden mengenai tiga unsur utama penentu ketahanan jangka panjang sebuah negara. Kekuatan tersebut meliputi tentara yang kuat, aparat keamanan dan intelijen yang andal, serta aparatur sipil yang profesional.

Tito menilai lulusan IPDN merupakan komponen inti dari total 4,7 juta ASN di Indonesia yang mayoritas bergerak di daerah. Sistem pendidikan semi-militer di IPDN dinilai sukses membentuk karakter, loyalitas, serta ketahanan fisik dan mental yang siap kerja.

“Banyak kepala daerah menyukai lulusan IPDN karena mereka memiliki kemampuan pemerintahan, disiplin, loyalitas, dan kesiapan kerja yang tinggi. Bahkan banyak yang sudah diminta sebelum lulus,” jelas Tito Karnavian.

Mendagri juga menegaskan komitmen institusi untuk menyajikan ruang belajar yang aman dan inklusif. Ia memastikan pihak rektorat akan menindak tegas hingga melakukan pemecatan terhadap siapa pun yang nekat melakukan praktik kekerasan di lingkungan kampus.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya di bidang kepamongprajaan, Menko Polkam Djamari Chaniago dianugerahi Penghargaan Kartika Astha Brata Utama dalam acara tersebut. Ia juga resmi disematkan pin sebagai Alumni Kehormatan Pendidikan Tertinggi Kepamongprajaan.

Agenda besar ini ditutup dengan foto bersama dan dihadiri langsung oleh Rektor IPDN Halilul Khairil. Tampak hadir pula jajaran rektorat, serta para pejabat teras dari lingkungan Kemenko Polkam dan Kementerian Dalam Negeri.

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Kemenko Polkam RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *