Dinas Pendidikan Kerinci dan Bappeda Litbang Matangkan Renja 2027 Lewat Asistensi
Sungai Penuh, MZK News – Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci bersama Bappeda Litbang menggelar kegiatan asistensi Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 pada Rabu (22/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan perencanaan pembangunan sektor pendidikan lebih terarah, terukur, dan akuntabel.
Kegiatan ini menjadi bagian krusial dalam menyelaraskan program perangkat daerah dengan prioritas pembangunan Kabupaten Kerinci. Penyelarasan tersebut bertujuan agar kebijakan pendidikan tetap sejalan dengan visi misi daerah serta instruksi pemerintah pusat.
Dalam sesi pembahasan, Bappeda Litbang memberikan sejumlah arahan strategis kepada jajaran Dinas Pendidikan. Fokus utama terletak pada sinkronisasi program, penajaman indikator kinerja, serta efektivitas penggunaan anggaran daerah.
Penajaman ini dilakukan agar setiap program yang dirancang tidak hanya menjadi rencana di atas kertas. Pemerintah daerah menginginkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Efridonal, menegaskan bahwa asistensi ini berperan penting dalam memperkuat kualitas perencanaan. Ia menyebut Renja bukan sekadar dokumen formalitas tahunan.
“Melalui asistensi ini, kita dapat memastikan bahwa perencanaan yang disusun benar-benar selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta lebih terukur dan implementatif,” ujar Efridonal saat memberikan arahan.
Efridonal juga menambahkan bahwa hasil kegiatan ini akan menjadi pondasi dokumen Renja 2027 yang lebih realistis. Dokumen tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan di masa depan, terutama di wilayah Kabupaten Kerinci.
Kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Bappeda Litbang ini diharapkan menghasilkan rencana pembangunan yang matang. Hal ini menjadi kunci utama dalam upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dengan perencanaan yang lebih berkualitas, pemerintah optimis mutu layanan pendidikan akan meningkat secara signifikan. Fokus pada indikator capaian yang jelas akan mempermudah evaluasi kinerja sektor pendidikan ke depannya.
Reporter: Dewi Yulianti
Editor: Martha Syaflina


