Satu Oknum Polsek Utbar Jual OKT Ditangkap Sat Narkoba Polres Cirebon Kota

Foto: Kapolres Cirebon Kota didampingi Wakapolres, dan Kasat Narkoba saat menggelar Konpres penangkapan oknum Polisi diduga menjual Obat Keras Tertentu (Foto: IST)

Cirebon Kota, MZK News – Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng. Pasalnya, diduga Oknum yang berdinas di Polsek Utara Barat (Utbar) Polres Cirebon Kota, Polda Jabar, berpangkat BRIPDA diduga keras telah menjual Obat Keras Tertentu (OKT).

Hal ini terungkap dalam konpres yang dipimpin oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, bertempat di Lobby Mapolres Cirebon Kota Jl. Veteran No. 05 Kota Cirebon, Sabtu (03/12/2022).

Perkara ini muncul setelah adanya pengaduan dari warga masyarakat kepada Kapolres Cirebon Kota.

Kemudian, berdasarkan laporan tersebut, Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, segera membentuk tim guna melaksanakan penyelidikan dan menangkap oknum tersebut yang diketahui bernama BRIPDA DAS, Laki-laki, (26), Anggota Polri, Agama Islam, Alamat Desa Panongan, Kec. Palimanan, Kabupaten Cirebon.

“Saat ini tersangka sudah berada di Polres Cirebon Kota untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP M. Fahri Siregar.

Foto: Kapolres Cirebon Kota menunjukan BB Obat Keras Tertentu yang dijual oleh Oknum Anggota Polisi DAS.

Dia menjelaskan, barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan 11 Butir Obat Keras Tertentu (OKT) sisa penjualan 1000 obat yang dibelinya yang disita dari dua lokasi yang berbeda yaitu Kos-kosan Perumahan Kalikoa ditemukan 7 Butir Obat-obatan Jenis Dextro dan saat ditangkap di Stasiun Balapan Kota Solo ditemukan 4 Butir Obat-obatan Jenis Tramadol.

“Modus tersangka DAS menjual langsung ke konsumen di area Stadion Bima yang terbuka dengan duduk di atas sepeda motor,” ungkapnya didampingi Kasat Narkoba AKP Tanwin Nopiansah.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 196 Jo Pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman Pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00 (Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah),” pungkas Kapolres Ciko didampingi Kasi Humas Iptu Ngatidja.

Kapolres Ciko, juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk melaporkan ke Call center 0815-7262-9112.

Reporter: UjK

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *