UKI Diponegoro Gelar Diskusi Film Dokumenter Invisible Hopes Peraih Piala Citra

Foto: Kegiatan Diskusi film dokumenter yang berjudul Invisible Hopes (Foto: IST)

Jakarta, MZK News – Film dokumenter berjudul Invisible Hopes peraih Piala Citra, merupakan film yang mengisahkan tentang narapidana perempuan hamil yang melahirkan anak dalam penjara, merupakan tontonan yang tidak biasa-biasa saja. Hal itu diungkap oleh Dr. Bernard Nainggolan, Ketua Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI) dalam diskusi, HAM Perempuan dan Anak dalam Lembaga Pemasyarakatan di Aula Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kamis (01/09) siang.

“Film dokumenter ini memiliki pesan yang sangat kuat tentang penderitaan seorang perempuan hamil dan anak-anak yang lahir dalam penjara,” ujarnya lagi.

Film dokumenter tersebut diproduksi oleh Lam Horas Film. Dengan sutradara perempuan muda bernama Lamtiar Simorangkir. Ia juga, sekaligus seorang produser dari film tersebut.

“Film dokumenter ini bukanlah untuk mencari kesalahan, namun bertujuan memperbaiki kondisi anak-anak yang lahir di penjara,” ujar Lamtiar yang juga seorang aktifis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Pekan Baru.

Sebuah karya film dokumenter telah menarik perhatian tiga lembaga yang bekerjasama yaitu, YKI, PNPS GMKI dan UKI. Ketertarikannya pada kondisi narapidana perempuan dan anak dilahirkan di penjara.

“Setelah melihat kondisi anak-anak yang lahir di penjara dengan segala dinamika yang dialaminya, pasca sarjana UKI akan segera menindaklanjuti,” ungkap Prof. Bernardetha Nadeak salah satu pembahas dalam diskusi tersebut.

Menindaklanjuti yang dimaksud olehnya adalah meminta arahan dari rektor dan wakil ketua Akademik UKI. Sehingga ada ketentuan hukum yang memadai dengan kondisi yang sudah ditonton bersama dalam film dokumenter tersebut.

Reporter: Denny Zakhirsyah

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.