Tim Pidsus Kejari Muara Enim Geledah Kantor Dinkes

Foto: Tim Pidsus Kejari Muara Enim sedang menggeledah Kantor Dinkes (Foto: IST)

Muara Enim, MZK News – Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim digeledah Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan, Rabu pagi (13/7/2022) pukul 09.30 WIB.

Terpantau awak media, Tim Pidsus beranggotakan 10 orang saat tiba di Kantor Dinas Kesehatan langsung melakukan penggeledahan di ruangan Keuangan, Perencanaan dan Kearsipan. Tak luput ruang obat dan ruang Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan digeledah.

Penggeledahan Kantor Dinkes tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Ari Prasetyo, S.H., M.H., didampingi Kasi Intel M. Ridho Saputra, S.H., M.H. Rombongan APH ini, menggunakan mobil Fortuner warna putih B. 615 JPU. dan Toyota Avanza Warna Silver BG.1757 QX.

Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Irfan Wibowo, melalui Kasi Pidsus Ari Prasetyo mengatakan, tindakan penggeledahan tersebut dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Puskesmas Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan Tahun Anggaran 2020.

“Ada beberapa dokumen yang kami sita. Jadi serangkaian tindakan ini merupakan dalam rangka pengumpulan Alat Bukti (BB),” terang Ari, kepada awak media.

Ari menambahkan, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Nanti pihak-pihak terkait akan dimintai keterangan sebagai saksi.

“Untuk itu, kami sedang mendalami keterlibatan dari saksi-saksi yang nanti kita panggil. Dan setelah dua alat bukti terpenuhi baru kita tetapkan sebagai tersangka,” tutur Ari.

Ari menjelaskan, bahwa Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), merupakan kegiatan rutin yang dikelola oleh Puskesmas.

Untuk diketahui, ada kegiatan 1 tahun yang dikelola Puskesmas. Berupa program kerja dan juga belanja rutin yang dilakukan oleh puskemas.

“Untuk rincian kerugian keuangan negara, akibat kasus dugaan korupsi BOK di Puskesmas Sukarami Tahun Anggaran (TA) 2020 belum diketahui. Untuk rincian jumlah kerugiannya, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci, karena, masih dalam tahap penyidikan,” tegas Ari.

Reporter: Sofyan Arif (Ujk)

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.