Semakin Kau Dekati, Semakin Kau Kecil.

Oleh: Khoirul Anam

Ya begitulah kira-kira yang namanya gunung.

Banyak yang mengatakan, semakin kau dekati, akan semakin jauh. Semakin tinggi kau pijakkan kaki, semakin pula kau terlihat kecil. Itulah kira-kira pandangannya mengenai gunung.

Betapa besar rasa keingintahuan dan penasarannya jika seseorang yang belum pernah memijakkan kakinya di atas ketinggian atau disebut gunung, tentang bagaimana cara menaklukkannya, resikonya, dan juga persiapannya.

Tidak sedikit orang yang sedang melakukan atau mendakinya mengatakan bahwa tidak akan mau balik lagi, sudah cukup sekali saja, betapa capeknya. Hal itu dikarenakan baru tahu bagaimana susah payahnya dalam mencapai titik terakhir yaitu puncak sebagai tujuan para pendaki, dan apa bayaran dari jerih payah yang dia lakukan saat mendaki.

Memang benar, setiap orang yang baru mulai menginjakkan dan melangkahkan kakinya dari basecamp (tempat pendaftaran), banyak yang semangatnya melebihi apa pun, tidak ada bayangan yang akan terjadi atau pun yang akan dialami nantinya dalam perjalanan. Dan setelah itu, banyak yang mengeluh tentang beratnya untuk melangkahkan kaki untuk bisa sampai pada tujuan. Setiap orang yang mendaki, saat ditanya, apakah capek atau tidak? pasti semua jawabannya adalah sama, yaitu “capek.”

Dalam melakukan pendakian, memang harus benar-benar dipersiapkan dengan matang-matang, persiapan yang utama memanglah kondisi badan harus benar-benar fit dan sehat. Jangan sekali-sekali dipaksakan untuk mendaki, jika keadaan sedang kurang sehat atau sedang sakit. Karena itu akan membahayakan diri sendiri dan juga pada teman, serta pengelola gunung.

Selain itu, bukan hanya kesehatan fisik yang harus dijaga, dalam hal pendakian, akan tetapi juga tentang etika, seperti halnya berbicara, jangan menggunakan bahasa yang tidak layak diucapkan dan perilaku juga harus diperhatikan, jangan seenaknya sendiri. Seringkali pendaki yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan adalah karena tidak dapat menjaga etika dan kesopanannya.

Yang belum pernah sampe di atas sana, jangan risau, semuanya dapat dilakukan dan ditaklukkan dengan usaha yang keras. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.