FEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Pasca Razia MP Club Pekanbaru, 60 Pengunjung Positif Narkoba Jalani Asesmen di BNNP Riau

Pekanbaru, MZK News – Penanganan kasus pasca razia gabungan di MP Club Pekanbaru oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda Riau terus berlanjut, Selasa (13/10/2026). Sebanyak 60 orang pengunjung yang diamankan kini resmi menjalani Asesmen Terpadu di BNN Provinsi Riau.

Razia besar-besaran yang digelar pada Minggu, 11 Oktober 2026 dini hari tersebut menjaring total 68 orang pengunjung hiburan malam. Berdasarkan hasil tes urine awal di lokasi, mayoritas pengunjung yang terdiri dari 42 laki-laki dan 21 perempuan terindikasi positif amphetamine serta methamphetamine.

Selain mengamankan belasan pengunjung, tim gabungan juga menyita barang bukti narkotika berupa 7,5 butir pil ekstasi dan 1,6 gram ganja. Petugas turut menyita uang tunai sebesar Rp14,3 juta yang diduga kuat hasil dari transaksi peredaran gelap narkoba.

Dari total 68 orang yang terjaring, penyidik menetapkan pembagian penanganan perkara berdasarkan bukti awal. Sebanyak 8 orang masih diperiksa intensif di markas kepolisian, sementara 60 orang lainnya diserahkan kepada Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNP Riau.

Hingga Selasa siang, area pub dan salah satu ruangan utama di dalam MP Club Pekanbaru masih disegel dengan garis polisi (police line). Garis polisi dipasang guna mengamankan lokasi untuk keperluan olah tempat kejadian perkara lanjutan.

Pihak Bareskrim Polri menegaskan bahwa penyidikan saat ini difokuskan untuk membongkar jaringan pemasok barang haram tersebut ke tempat hiburan malam. Petugas terus mendalami keterlibatan pihak pengelola maupun penyedia tempat.

“Penyidik masih melakukan pendalaman terkait asal barang bukti dan kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan pemasok,” ujar petugas penyidik Bareskrim Polri di lapangan saat memberikan keterangan resmi.

Proses asesmen di BNNP Riau diproyeksikan menentukan status medis dan hukum bagi para pengguna yang terjaring. Sementara itu, penyidik Bareskrim Polri terus bekerja melacak asal-usul barang bukti guna menjerat para pelaku utama peredaran narkoba tersebut.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds