
Kejar Target Produksi 49,5 Juta Ton, PTBA Ajukan RKAB 2027 dan Usulkan PT SBS Sebagai Afiliasi
Jakarta, MZK News – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, mematangkan persiapan operasional guna menjaga keberlanjutan produksi batu bara nasional. Langkah strategis ini mempertimbangkan persetujuan regulasi pemerintah, pemenuhan kebutuhan energi domestik, serta dinamika pasar ekspor global.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menegaskan bahwa perusahaan berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target produksi sekitar 49,5 juta ton pada tahun 2026. Dukungan rantai pasok terintegrasi dari tambang, kereta api, hingga pelabuhan menjadi modal utama keberhasilan tersebut.
Saat ini perseroan tengah memproses pengajuan rencana produksi tahun 2027 kepada Kementerian ESDM. Kepastian alokasi RKAB dinilai sangat krusial guna mengoptimalkan perencanaan logistik, kontrak kerja sama, serta kesepakatan komersial secara efektif.
“PTBA sedang dalam proses pengajuan usulan rencana produksi 2027 kepada Kementerian ESDM. Kami senantiasa memprioritaskan kebutuhan suplai domestik, sembari mencermati peluang pasar ekspor,” ujar Bambang Ismawan, Senin (5/10/2026).
Sejalan dengan terbitnya Kepmen ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026, PTBA menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan tata kelola usaha jasa pertambangan. Pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Menteri ESDM terkait penggunaan PT Satria Bahana Sarana (PT SBS) sebagai kontraktor penambangan afiliasi.
Permohonan tersebut diajukan sesuai mekanisme aturan terbaru yang memprioritaskan pemenuhan kebutuhan mineral dan batu bara dalam negeri. Langkah ini sekaligus memastikan seluruh operasional tambang berjalan patuh pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Good Mining Practice.
“PTBA menghormati dan mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat tata kelola usaha jasa pertambangan. Kami telah mengajukan permohonan persetujuan penggunaan PT SBS kepada Menteri ESDM dan senantiasa terus berkoordinasi,” kata Bambang menambahkan.
Hingga semester I 2026, penjualan batu bara domestik PTBA telah mencapai 10,77 juta ton atau setara 51 persen dari total penjualan. Komitmen pasokan dalam negeri ini diperkuat dengan pengoperasian PLTU Sumsel-8 dan PLTU Banjarsari guna mendukung ketahanan energi nasional.
Reporter: Yogie Yolanda
Editor: Martha Syaflina

