Gardu Induk se-Sumbar Kembali Menyala, PLN Fokus Normalkan Ratusan Penyulang Pagi Ini
Padang, MZK News – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat, Ajrun Karim, memastikan seluruh gardu induk di provinsi tersebut sudah kembali menyala. Fasilitas vital ini sempat padam akibat gangguan sistem kelistrikan interkoneksi sejak Jumat malam.
Petugas teknis di lapangan bergerak cepat melakukan pemulihan secara bertahap sejak pemadaman massal melanda pada pukul 18.44 WIB. Hasilnya, performa jaringan listrik di bumi Minangkabau berangsur membaik dan menunjukkan tren positif pada fajar hari.
“Sampai dengan pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem sudah pulih dan kita masih terus mengupayakan agar bisa normal menyala hingga 100 persen,” kata Ajrun Karim melalui keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).
Meskipun 21 gardu induk telah berhasil diaktifkan kembali, PLN mencatat pemulihan belum merata sepenuhnya. Hingga pagi ini, masih terdapat 175 penyulang yang padam dari total 394 penyulang yang tersebar di wilayah Sumatra Barat.
Ratusan penyulang yang terdampak tersebut mencakup area luas, mulai dari Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman, hingga Dharmasraya. Petugas kini memfokuskan lini operasional pada titik-titik distribusi hilir tersebut agar listrik warga segera mengalir kembali.
Ajrun memastikan infrastruktur jaringan listrik tegangan rendah dan menengah saat ini dalam kondisi aman tanpa kerusakan fisik berarti. Hambatan yang tersisa murni terkait manajemen pembagian beban pasokan energi dari pusat pembangkit.
“Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja,” ujar Ajrun menegaskan teknis penanganan di lapangan.
Terkait pemicu utama blackout massal ini, manajemen PLN Sumbar belum memberikan rincian kronologi secara mendetail kepada publik. Namun, indikasi awal menunjukkan adanya kendala teknis pada sistem transmisi yang bersumber dari Provinsi Jambi.
Imbas gangguan interkoneksi Sumatra ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh warga Sumbar. Laporan pemadaman serupa dengan durasi bervariasi juga terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, hingga kawasan Riau.
Merespons situasi darurat ini, warga berharap pemulihan interkoneksi dari PLN dapat tuntas sebelum aktivitas siang hari dimulai. Asna, salah seorang warga Kota Bukittinggi, melaporkan bahwa aliran listrik di pemukimannya sempat menyala dini hari tadi namun kembali padam.
Guna meredam kepanikan publik, manajemen mengimbau pelanggan untuk memantau perkembangan pemulihan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile. Sementara itu, agenda penyuluhan keselamatan listrik yang semula dijadwalkan akhir pekan ini terpaksa ditunda hingga kondisi sistem kembali normal 100 persen.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: InfoPublik

