Polsek Tapung Hilir dan BUMDes Kota Bangun Sukses Panen 500 Kg Jagung Pipil
Kampar, MZK News – Polsek Tapung Hilir turut meramaikan kegiatan panen jagung pipil dalam program ketahanan pangan kuartal I tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di lahan Fasilitas Umum Desa Kota Bangun, Kabupaten Kampar, pada Selasa (5/5/2026).
Lahan produktif seluas satu hektare milik BUMDes Maju Bersama menjadi pusat lokasi panen. Dalam agenda tersebut, para petani bersama petugas berhasil mengumpulkan sekitar 500 kg jagung pipil berkualitas tinggi.
Capaian ini tergolong luar biasa mengingat tantangan besar yang dihadapi selama masa tanam. Para pengelola sempat berjuang melawan kekurangan air, gangguan sapi liar, hingga serangan hama ulat yang cukup masif.
Kapolsek Tapung Hilir, AKP Khairil, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah manis dari kerja sama yang erat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat terbukti mampu meningkatkan produktivitas lokal.
“Meski menghadapi kendala air, sapi, dan hama ulat, hasil panen 500 kg merupakan prestasi membanggakan bagi kita semua,” ujar AKP Khairil dengan optimis.
Ia menegaskan bahwa dukungan Polsek Tapung Hilir tidak hanya terbatas pada fungsi pengawasan. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan kelompok tani serta menjamin keamanan lahan pertanian warga.
Kepala Desa Kota Bangun, Sayugi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek di tengah-tengah warga. Menurutnya, program yang dimulai sejak 29 Januari 2026 ini memberikan dampak positif bagi stabilitas pangan desa.
“Berkat kerja sama desa, BUMDes, dan Polsek, kami berhasil meraih hasil panen yang memuaskan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Sayugi.
Ketua BUMDes Maju Bersama, Irwansyah, menjelaskan bahwa hasil panen ini memiliki dua manfaat utama. Sebagian jagung akan didistribusikan untuk pangan warga, dan sebagian lainnya dijual untuk menambah pendapatan pembangunan desa.
Kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif ini diakhiri dengan panen simbolis serta sesi foto bersama. Polsek Tapung Hilir menyatakan akan terus mendukung sektor pertanian sebagai kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

