DaerahFEATUREDNewsRegionalSchool

Musim Haji 2026: Permohonan Paspor di Imigrasi Kerinci Melonjak 50 Persen

Sungai Penuh, MZK News – Menjelang musim haji 2026, aktivitas di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Provinsi Jambi, tampak lebih sibuk dari biasanya, Jum’at (24/4/2026). Permohonan pembuatan paspor mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 50 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Purnomo, menjelaskan bahwa lonjakan ini didominasi oleh warga lanjut usia. Para pemohon tersebut sebagian besar mempersiapkan dokumen untuk perjalanan ibadah haji, umrah, serta wisata ke luar negeri.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari data penerbitan paspor pada triwulan pertama tahun 2026. Hingga saat ini, Kantor Imigrasi Kerinci tercatat telah menerbitkan lebih dari 1.400 paspor bagi warga Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Angka tersebut cukup fantastis karena telah mencapai hampir 35 persen dari target tahunan kantor imigrasi setempat. Purnomo menyebut tren ini dipicu oleh mulai dibukanya kuota perjalanan internasional secara luas tahun ini.

“Permohonan paspor pada musim haji tahun ini meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa. Mayoritas pemohon saat ini adalah masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji,” ujar Purnomo saat memberikan keterangan resmi.

Sebagai perbandingan, pada hari biasa jumlah pemohon paspor di kantor ini hanya berkisar antara 10 hingga 30 orang per hari. Saat itu, tujuan pembuatan paspor didominasi oleh keperluan umrah dan perjalanan wisata biasa.

Guna memberikan kemudahan, Kantor Imigrasi Kerinci menyediakan layanan permohonan paspor secara daring. Inovasi ini memudahkan masyarakat agar tidak perlu mengantre terlalu lama di kantor saat proses pengurusan dokumen.

Selain layanan daring, pihak imigrasi juga menghadirkan program unggulan bernama Eazy Passport. Melalui program ini, petugas imigrasi akan mendatangi lokasi pemohon secara langsung, baik di biro perjalanan maupun komunitas masyarakat.

Namun, layanan jemput bola ini memiliki syarat khusus, yakni minimal terdapat 30 orang pemohon dalam satu lokasi. Program ini diharapkan dapat memangkas waktu dan tenaga, terutama bagi calon jemaah haji yang berusia senja.

Kantor Imigrasi Kerinci mengimbau agar masyarakat mulai mengurus paspor sejak jauh hari sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh proses verifikasi data berjalan lancar tanpa terkendala waktu yang mepet.

Reporter: Dewi Yulianti
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds