Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Keuangan Negara Rp11,4 Triliun dari Sektor Kehutanan
Jakarta, MZK News – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Langkah ini menjadi tonggak penting pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam Indonesia.
Total nilai keuangan negara yang berhasil diselamatkan mencapai angka fantastis, yakni lebih dari Rp11,4 triliun. Dana tersebut merupakan akumulasi dari penagihan denda administratif bidang kehutanan, hasil penanganan korupsi oleh Kejaksaan RI, hingga setoran pajak korporasi.
Dari rincian yang ada, denda administratif sektor kehutanan menyumbang angka terbesar senilai Rp7,23 triliun. Selain itu, terdapat penerimaan dari denda lingkungan hidup dan setoran pajak periode awal 2026 yang secara kolektif memperkuat kas negara.
“Penyelamatan keuangan ini bukan sekadar angka, melainkan bukti komitmen kita dalam memastikan setiap jengkal kekayaan alam kembali manfaatnya kepada rakyat,” tegas Presiden Prabowo dalam arahannya di hadapan jajaran Kejaksaan dan Satgas PKH.
Tak hanya soal uang, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) juga melaporkan keberhasilan dalam penguasaan kembali lahan negara. Sejak Februari 2025, jutaan hektare lahan dari sektor perkebunan sawit dan pertambangan telah berhasil diambil alih oleh negara.
Pada tahap VI ini, Satgas PKH resmi menyerahkan kembali kawasan hutan konservasi berupa taman nasional seluas 254.780 hektare. Lahan-lahan yang tersebar di Kalimantan Barat, Aceh, dan Jawa Barat ini dikembalikan fungsinya kepada Kementerian Kehutanan.
Pemerintah juga memastikan lahan perkebunan sawit hasil penguasaan kembali akan dikelola secara profesional. Setidaknya 30.543 hektare lahan diserahkan kepada Kementerian Keuangan untuk dikelola oleh Danantara melalui PT Agrinas Palma Nusantara.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pelaku pelanggaran hukum di sektor kehutanan dan sumber daya alam. Presiden menekankan bahwa optimalisasi penerimaan negara adalah kunci untuk membiayai program pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Langkah penguasaan kembali aset negara ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Sinergi antara Kejaksaan, kementerian terkait, dan Satgas PKH menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan kelestarian hutan Indonesia.
Reporter: Rosbinnner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina


