DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

KOPRI PMII Riau Gelar Visionary Talks: Perkuat Moderasi Beragama Lintas Tokoh

Pekanbaru, MZK News – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) PKC PMII Riau menggelar diskusi strategis bertajuk Visionary Talks Moderasi Beragama di Gedung Dharma Wanita, Pekanbaru, Jum’at (6/3/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog inklusif guna memperkokoh toleransi dan peran perempuan dalam menjaga harmoni bangsa.

Acara ini menghadirkan tokoh lintas agama mulai dari perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Buddha, hingga Hindu. Kehadiran para narasumber lintas iman ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam bagi generasi muda mengenai pentingnya merawat kemanusiaan di atas perbedaan keyakinan.

Turut hadir sebagai pemateri utama, anggota DPR RI Iyet Bustami yang memaparkan materi 4 Pilar Kebangsaan di hadapan para Gen Z. Ia menekankan bahwa Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah fondasi utama yang tidak boleh goyah dalam menjaga persatuan NKRI.

Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi, menegaskan bahwa moderasi beragama bukan sekadar teori, melainkan gerakan kolektif. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai agen perdamaian yang mampu membangun solidaritas sosial di tengah dinamika zaman.

“Moderasi beragama bukan hanya tentang memahami perbedaan, tetapi juga bagaimana kita merawat kemanusiaan di dalamnya,” ujar Utari Nelviandi dalam sambutannya.

Selain fokus pada kerukunan, KOPRI PMII Riau juga menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Polda Riau. Organisasi ini berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Riau, terutama selama bulan suci Ramadan.

KOPRI Riau juga mengapresiasi inovasi lingkungan yang digagas kepolisian melalui program Green Policing. “Kami mendukung program Polda Riau sebagai upaya bersama menjaga lingkungan dan keamanan masyarakat,” tambah Utari mempertegas sinergi organisasi.

Ketua Umum KOPRI PB PMII, Wulansari Aliyatus Sholikah, yang membuka acara secara resmi turut memotivasi kader perempuan untuk terus berdaya. Ia mendorong perempuan agar meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing secara global.

Wulansari menekankan Visi Trilogi 3B (Berdikari, Berdaya Bersama Kopri, dan Berdaya Saing Global) sebagai fondasi organisasi. Fokus gerakan di bawah kepemimpinannya adalah memastikan perempuan menjadi subjek utama dalam pembangunan bangsa.

“Perempuan berdaya akan menciptakan keorganisasian Kopri yang digdaya,” tegas Wulansari menginspirasi para peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, KOPRI PKC PMII Riau berharap lahir generasi muda yang lebih inklusif dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat. Gerakan intelektual ini diharapkan terus menjadi ruang edukasi publik yang mendorong terciptanya kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds