422 Calon Siswa SKO Riau Lulus Administrasi, Siap Jalani Tes Fisik dan Bakat
Pekanbaru, MZK News – Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Provinsi Riau resmi memulai tahapan seleksi bagi 422 siswa-siswi yang telah dinyatakan lulus verifikasi administrasi. Para peserta ini merupakan pendaftar Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2026.
Kepala Sekolah SKO Riau, Taslim, menghimbau seluruh calon siswa yang lolos tahap awal untuk segera mencetak kartu tes. Kartu tersebut dapat diunduh langsung melalui akun pendaftaran masing-masing peserta sebagai syarat mengikuti tahapan berikutnya.
Sesuai jadwal, seluruh peserta wajib mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang akan digelar pada 11 hingga 12 April 2026. Fokus utama dalam tahapan ini adalah pengujian kemampuan fisik dan potensi atletik siswa.
“Sebanyak 422 pelajar telah dinyatakan lulus administrasi. Selanjutnya, seluruh peserta agar mempersiapkan diri mengikuti tes fisik dan tes keberbakatan yang dimulai hari Sabtu dan Minggu ini,” ujar Taslim, Kamis (9/4/2026).
Pada tahun ini, SKO Riau membuka peluang bagi atlet dari 20 cabang olahraga (cabor) unggulan. Beberapa di antaranya meliputi Aeromodeling, atletik, voli, bulutangkis, dayung, futsal, karate, hingga pencak silat dan ski air.
Taslim menekankan bahwa tujuan utama seleksi ketat ini adalah untuk menjaring bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Riau di tingkat nasional maupun internasional. Selain pelajaran umum, siswa yang terpilih nantinya akan difokuskan pada latihan rutin yang disiplin.
Taslim juga memberikan peringatan keras kepada tim seleksi dan para pelatih agar menjalankan proses ini dengan profesional. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titipan atau kecurangan dalam proses penjaringan siswa baru tahun ini.
“Saya berharap pemilihan calon siswa SKO tahun ini lebih bersih dari tahun kemarin. Jangan ada yang bermain, pilihlah pelajar yang betul-betul bisa memperkuat olahraga di SKO untuk meraih prestasi,” tegas Taslim.
Sebagai informasi, SKO Riau hanya akan menerima total 252 pelajar untuk mengisi kuota di 20 cabang olahraga yang tersedia. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua kategori fasilitas layanan pendidikan.
Dari total siswa yang diterima, sebanyak 140 pelajar akan mendapatkan fasilitas asrama penuh. Sementara itu, 122 pelajar lainnya akan menjalani pendidikan dan pelatihan di SKO tanpa fasilitas asrama.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina


