FORGUPAKI Adakan Audiensi ke Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta

Jakarta, MZK News– Kedatangan Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia (FORGUPAKI) ke kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada Jum’at (22/07) pukul 14.00 WIB di ruang rapat Humas lantai 1 disambut baik oleh Agus Ramdani (sekretaris dinas), Muh. Roji (Kabid. Pendidik dan Tenaga Kependidikan) beserta jajaran kesekretariatan dinas pendidikan DKI Jakarta.

“Kedatangan kami (FORGUPAKI) menindaklanjuti permohonan audiensi yang kami ajukan ke Dinas Pendidikan merupakan bagian dari kegerakan kami dalam menyampaikan aspirasi kami bersama guru – guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang kami wakilkan dan untuk memperoleh informasi lengkap terkait PPPK,” ungkap Abraham Dodi Pellokila, M.Pd.K. ketua umum FORGUPAKI yang didampingi oleh jajaran pengurus pusat, Meirna Wati H., S.PAK. (sekretaris umum), Yohana (bendahara), dan pengurus DPW DKI Jakarta, Antoni Butarbutar, S.PAK., dan ketua DPC. Jakarta Timur, Johnson Eduard, S.Pd.K.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir tiga jam, Abraham menegaskan bahwa terkait PPPK yang selama ini beredar di kalangan guru – guru PAK terjadi ketidakjelasan dan kebingungan kami, terjawab pada pertemuan hari ini.

“Kami bersyukur atas informasi yang sangat lengkap, terkait PPPK. Bahwa yang berhak mengajukan formasi PPPK adalah Dinas Pendidikan. Bukan lembaga lain yang selama ini beredar di kalangan guru – guru PAK,” pungkas ketua FORGUPAKI dalam pertemuan tersebut.

Dijelaskan kembali oleh ketua FORGUPAKI, bahwa informasi (penerimaan guru dalam formasi PPPK) tersebut menjadi catatan bagi FORGUPAKI yaitu ditahun 2022 tercatat sebagai usulan akan kebutuhan guru di DKI Jakarta sangat banyak dan akan berlanjut pada tahun 2023 dan seterusnya.

“Informasi yang didapati bahwa terdapat 6.000-an usulan dalam formasi PPPK yang disampaikan masih menunggu kepastian dari PANRB berapa yang diterima dan disahkan,” dijelaskan pula untuk guru – guru yang mengajar di sekolah swasta, akan diprioritaskan setelah formasi PPPK terpenuhi di sekolah – sekolah negeri. Untuk sekolah – sekolah negeri yang masih kosong atau belum mendapatkan guru PAK, maka guru – guru PAK dari sekolah swasta akan ditempatkan di sekolah- sekolah tersebut.

“Saya juga menyampaikan bahwa masih ada sekolah – sekolah yang menjadikan pelajaran PAK sebagai ekstrakurikuler dan hal ini mendapatkan respon yang sangat baik,” ujarnya lagi.

Selain itu, Muh. Roji, Kabid. PTK merespon permasalahan pendataan Dapodik dengan tindaklanjutnya, akan membuat surat edaran untuk mengakomodir masalah Dapodik.

“Saya akan membuat surat edaran untuk mengakomodir masalah Dapodik dengan melakukan pendataan Dapodik, yang penting adalah TMT-nya per bulan July 2022,” terang Muh. Roji.

Pada penjelasan akhirnya, Abraham juga menyampaikan perihal NUPTK yang kerap kali dihadapi oleh guru – guru PAK. Dan hal tersebut juga akan diupayakan agar guru – guru PAK memperoleh kemudahan dalam pembuatan NUPTK.

“Kita akan terus mendorong agar hal ini bisa dikawal agar kebutuhan guru PAK bisa terpenuhi,” tutupnya.

Reporter: Denny Zakhirsyah
Editor: Elsima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.