DaerahFEATUREDNewsTOP STORIES

Tim Reskrim Polsek Sandubaya Grebek Salon di Cakranegara Kota Mataram

Foto: Polisi menempel garis polisi di lokasi Salon (Foto : IST)

Mataram, MZK News – Sebuah salon di wilayah Cakranegara Kota Mataram digerebek tim Reskrim Polsek Sandubaya dan Unit Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polresta Mataram, Senin, (4/4/2022).

Salon tersebut digerebek karena diduga sebagai tempat bisnis prostitusi yang meresahkan masyarakat sekitar. Terlebih di bulan suci Ramadan 1443 H.

Dalam proses penggerebekan itu, tim berhasil mengamankan dua terduga pelaku berjenis pria dan wanita. Terduga pelaku pria berinisial GAS (20) dan wanita berinisial ENS (29) asal Mataram. Keduanya memang ditemukan saat berhubungan badan. Namun, tim menemukan tidak memakai pakaian saat berada di sebuah bilik salon.

“Kami amankan dua pasangan terduga dan pemilik salon, guna diproses hukum di Mapolres,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kadek Adi Budi Astawa didampingi Wakasat Reskrim, I Nyoman Mahardika dan Kapolsek Sandubaya Moh Nasrullah usai reka ulang adegan di lokasi.

Peristiwa itu berawal tim menerima informasi dari masyarakat. Tak selang lama, tim sigap turun hingga menggerebek sebuah salon itu.

Untuk melengkapi berkas kasus ini, tim mengamankan alat komunikasi kedua terduga, alat komunikasi pemilik salon, pekerja, satu buah kondom bekas, dan uang Rp400 ribu rupiah.

“Sementara ini, kami akan mengumpulkan keterangan dari terduga maupun keempat orang yang diamankan untuk mengetahui secara mendalam terkait dugaan tindak pidananya,” jelas Kadek.

Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan sementara, bahwa mereka (terduga) menjalankan aksinya melalui sebuah aplikasi Me Chat. Melalui aplikasi ini, kedua terduga bertransaksi untuk sepakat berhubungan badan dengan bayaran 400 ribu rupiah.

“Dari keterangan terduga (perempuan) bahwa dari hasil tersebut akan disetor 200 ribu rupiah ke pemilik salon. Menurutnya, pemilik salon juga sering menawarkan pada tamu untuk spa plus-plus,” pungkas Kadek.

Reporter: Muhtar Habe

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds