
Peringati Harkordia 2026, Kejari Sungai Penuh Edukasi 100 Kepala Desa Soal Pengelolaan Dana Desa
Sungai Penuh, MZK News – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menggelar kegiatan Sosialisasi Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) dengan fokus utama pengelolaan Dana Desa, Rabu (23/9/2026). Agenda edukasi hukum yang berlangsung di Aula Kejari Sungai Penuh ini diikuti secara antusias oleh 100 Kepala Desa se-Kabupaten Kerinci.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Robi Harianto S., S.H., M.H., bersama jajaran Seksi Intelijen serta Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara. Penyelenggaraan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam terkait tata kelola APBDes agar tepat sasaran dan sesuai regulasi.
Dalam pemaparannya, Kajari menegaskan pentingnya keterbukaan dan kedisiplinan administrasi dalam setiap rupiah penggunaan anggaran desa. Aparatur desa diminta konsisten menerapkan prinsip efektivitas dan efisiensi agar manfaat pembangunan terasa langsung oleh warga.
“Penting sekali Bapak dan Ibu, dalam pengelolaan dana desa tersebut wajib transparan, akuntabel, tertib administrasi, efektif, efisien, dan tepat sasaran serta sesuai dengan ketentuan peraturan,” tegas Kajari Robi Harianto.
Sosialisasi ini turut menekankan aspek kehati-hatian dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban. Penguatan kapasitas hukum bagi aparatur menjadi benteng utama pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat desa.
“Aparatur desa diharapkan memiliki pemahaman yang semakin baik terhadap ketentuan hukum, sehingga pengelolaan keuangan desa dapat dilaksanakan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Melalui momentum Harkordia 2026, Kejari Sungai Penuh terus mendorong tumbuhnya budaya antikorupsi di seluruh jajaran pemerintahan desa. Pengelolaan keuangan yang profesional diharapkan mampu mengoptimalkan alokasi anggaran untuk kesejahteraan masyarakat Kerinci.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para kepala desa berkesempatan berkonsultasi langsung mengenai berbagai kendala administrasi di lapangan sebelum kegiatan berakhir dengan tertib pada pukul 12.00 WIB.
Reporter: Dewi Yulianti
Editor: Martha Syaflina

