DaerahFEATUREDRegionalTOP STORIES

Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pasar Tanjung Bajure Usai Penertiban, Pastikan Pedagang Tertib

Sungai Penuh, MZK News – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Pasar Tanjung Bajure pasca kegiatan penertiban. Didampingi Sekretaris Daerah Alpian dan rombongan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pasar tetap kondusif, Jumat (3/4/2026).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat evaluasi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh. Fokus utama pemerintah adalah menata kembali aspek ketertiban, kebersihan, hingga kenyamanan lingkungan pasar bagi para pengguna jasa.

Dalam kunjungannya, Wawako Azhar Hamzah menyisir area lapak pedagang untuk memastikan tata letak sudah sesuai aturan. Ia ingin memastikan bahwa area yang telah ditertibkan tidak kembali disalahgunakan oleh oknum pedagang kaki lima.

Azhar menekankan bahwa kebijakan ini diambil demi menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat. Menurutnya, pasar yang tertata rapi akan menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan nilai ekonomi di wilayah tersebut.

“Kita ingin pasar ini lebih tertib, bersih, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja. Penertiban ini bukan untuk menyulitkan, tetapi untuk kebaikan bersama,” ujar Azhar Hamzah di lokasi peninjauan.

Selain memantau infrastruktur, Wawako juga berdialog langsung dengan para pedagang di lapangan. Ia memberikan imbauan tegas agar seluruh pelaku usaha mematuhi regulasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Kerja sama antara pedagang dan pemerintah dinilai sebagai kunci keberhasilan penataan jangka panjang. Azhar berharap kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar dapat tumbuh secara mandiri tanpa harus melalui tindakan represif.

“Kami berharap para pedagang dapat bekerja sama dengan pemerintah, menjaga ketertiban, serta tidak kembali berjualan di area yang telah ditertibkan,” ungkap Azhar menambahkan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk melakukan pengawasan berkelanjutan di kawasan Tanjung Bajure. Langkah ini dilakukan guna mencegah kembalinya kesemrawutan yang dapat mengganggu mobilitas transportasi dan aktivitas publik.

Pembenahan pasar tradisional ini menjadi prioritas pembangunan infrastruktur sosial di Sungai Penuh. Dengan kondisi pasar yang lebih manusiawi, diharapkan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds