DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Pesawat Pelita Air Jatuh di Pegunungan Nunukan, Pilot Dilaporkan Meninggal

Nunukan, MZK News – Kabar duka datang dari wilayah perbatasan Kalimantan Utara setelah pesawat Air Tractor AT-802 milik PT Pelita Air Service dilaporkan jatuh.

Pesawat dengan nomor penerbangan 7101 registrasi PK-PAA tersebut mengalami kecelakaan di pegunungan Pa Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (19/2/2026).

Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang pilot meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kabar mengenai jatuhnya pesawat pengangkut bahan bakar tersebut pertama kali diterima oleh aparat keamanan setempat sekitar pukul 12.20 WITA.

Merespons laporan tersebut, personel Kodim 0911/Nunukan bersama Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 4/Prh segera bergerak cepat.

Tim gabungan langsung melakukan pendakian menuju titik koordinat jatuh untuk melakukan upaya penyelamatan dan pengamanan.

Medan yang ditempuh tim evakuasi tergolong sangat ekstrem karena berupa pegunungan terjal dengan akses komunikasi yang sangat terbatas. M

eskipun menghadapi kendala alam, personel TNI menjadi pihak pertama yang berhasil mencapai lokasi puing pesawat.

Setibanya di lokasi, aparat menemukan kondisi pesawat dalam keadaan rusak berat akibat benturan keras.

Petugas pun langsung melakukan penyisiran di sekitar area jatuhnya pesawat untuk mencari keberadaan sang pilot.

Berdasarkan hasil penyisiran di titik jatuhnya puing, pilot ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas kemudian segera mengevakuasi jenazah korban dari pegunungan Pa Remayo untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain mengevakuasi korban, TNI juga telah mengamankan puing-puing penting pesawat guna mendukung proses penyelidikan.

“Kami terus memantau penanganan insiden ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan investigasi berjalan lancar,” ungkap perwakilan Kodam VI/Mulawarman dalam keterangan resminya.

Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya pesawat milik Pelita Air tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak otoritas penerbangan.

TNI memastikan situasi di wilayah perbatasan tetap aman dan kondusif pasca-insiden kecelakaan udara tersebut.

Reporter: Chris Gangga L.P.
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *