DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Terima Satyalancana Wira Karya, Willian Harbensyah Terima Penghargaan Tertinggi dari Presiden

Jakarta, MZK News – Di tengah penguatan agenda strategis nasional, negara memberikan pengakuan atas kerja nyata dari daerah. Willian Harbensyah, Kapolres Sijunjung, resmi dianugerahi Satyalancana Wira Karya oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam seremoni kenegaraan di Jakarta (13/2/2026).

Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 gudang ketahanan pangan Polri—sebuah momentum yang menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan keberhasilan program kesejahteraan berjalan beriringan.

Penghargaan Negara, Tanggung Jawab Moral

Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan negara yang diberikan kepada individu yang berjasa besar dalam mendukung program pembangunan nasional. Dalam konteks ini, Kapolres Sijunjung dinilai berkontribusi aktif dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan sistem pengawasan distribusi pangan di wilayah hukumnya.

Di Kabupaten Sijunjung, pendekatan yang dibangun tidak sebatas administratif, tetapi strategis dan kolaboratif. Polres Sijunjung mendorong pengawasan distribusi bahan pokok, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan stabilitas keamanan yang menjadi prasyarat utama keberhasilan program nasional.

Penguatan ketahanan pangan bukan sekadar urusan logistik, melainkan menyangkut stabilitas sosial, ekonomi, dan kepercayaan publik. Di sinilah peran kepolisian menjadi krusial—mengawal kebijakan agar tepat sasaran sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.

Kepemimpinan Adaptif dan Humanis

Di bawah naungan Polda Sumatera Barat, Kapolres Sijunjung menerapkan pola kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika daerah. Penegakan hukum tetap berjalan profesional, namun dibarengi pendekatan humanis dalam pelayanan publik.

Langkah-langkah konkret yang dijalankan antara lain:
• Monitoring dan pengawasan distribusi pangan untuk mencegah penimbunan dan spekulasi harga.
• Sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder guna menjaga stabilitas sosial.
• Pendampingan terhadap pelaksanaan program strategis nasional.
• Penguatan komunikasi publik untuk membangun partisipasi masyarakat.

Pendekatan ini membuktikan bahwa kepolisian modern tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan.

Pernyataan Kapolres: Amanah dan Komitmen

Dalam pernyataannya, AKBP Willian Harbensyah menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah amanah besar.

“Satyalancana Wira Karya ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab moral. Ini bukan capaian pribadi, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polres Sijunjung serta dukungan masyarakat. Kami hanya menjalankan tugas untuk memastikan program negara berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata AKBP Willian Harbensyah.

Ia menambahkan bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi utama pembangunan.

“Ketika situasi aman dan tertib, maka program kesejahteraan dapat berjalan optimal. Kepolisian harus hadir sebagai penjaga stabilitas sekaligus penggerak sinergi,” lanjutnya.

Inspirasi dari Daerah untuk Indonesia

Penganugerahan ini menjadi simbol bahwa kerja nyata di daerah memiliki resonansi nasional. Sijunjung, yang mungkin tidak selalu menjadi sorotan pusat, kini mencatatkan namanya dalam daftar penerima tanda kehormatan negara.

Lebih dari sekadar seremoni, penghargaan ini memperlihatkan arah baru kepemimpinan kepolisian: profesional, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Bahwa pengabdian yang konsisten, integritas yang terjaga, dan dedikasi tanpa pamrih akan selalu menemukan jalannya untuk diakui negara.

Satyalancana Wira Karya yang kini tersemat pada Kapolres Sijunjung bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik awal dari komitmen yang lebih besar—menjaga stabilitas, memperkuat pelayanan publik, dan terus mengawal program strategis nasional demi Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.

Reporter: Chris Gangga Lala Pari
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *