DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Pemkab Barito Utara Fasilitasi Konflik Lahan Kelompok Tani Desa Sikan dan PT AGU

Muara Teweh, MZK News – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akhirnya menindak lanjuti dan memfasilitasi aduan Kelompok Tani Bela Warga Desa Sikan, Kecamatan Montallat yang ingin bermitra dengan PT Antang Ganda Utama (PT AGU) salah satu perusahaan perkebunan Sawit yang selama ini dianggap berpolemik. Rapat dan audensi terkait sengketa lahan dilaksanakan Rabu (11/02/2026) di Ruang Rapat Lantai I Setda Kabupaten Barito Utara.

Audiensi dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Heri Jon Setiawan, beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang dialog dan memediasi para pihak agar tercapai solusi terbaik.

“Pemerintah akan terus memfasilitasi pertemuan seperti ini supaya kelompok warga dan pihak manajemen Perusahaan bertemu langsung dan dapat menyampaikan pendapat untuk mencari solusi terbaik demi kebaikan bersama, ujar Heri Jon.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan Kelompok Tani Bela Warga, mereka menyampaikan tiga poin tuntutan kepada PT AGU, yaitu meminta kejelasan dan pengembalian lahan yang diklaim sebagai milik Kelompok Tani Bela Warga Solai dan saat ini dikuasai perusahaan, meminta alokasi lahan plasma sebesar 40 persen dari total luas areal yang diusahakan berdasarkan Izin Usaha Perkebunan/Hak Guna Usaha (IUP/HGU) PT AGU, dengan estimasi luas sekitar ±1.911 hektare, dan mempertanyakan belum terealisasinya pembayaran tali asih atas lahan yang disengketakan.

H. Adjidin Noor selaku pendamping kuasa Kelompok Tani Bela Warga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas terselenggaranya audiensi tersebut. Ia menilai forum dialog menjadi langkah positif dalam mencari titik temu penyelesaian sengketa.

Kemudian Ketua kelompok Tani Bela Warga Mulyadi juga mengucapkan terimakasih ke pihak pemerintah yang bersedia menyediakan tempat dan memfasilitasi kepada pihak perusahaan.

“Kami akan mengikuti arahan, bimbingan pemerintah sesuai dengan regulasi yang ada, juga terimakasih kepada pihak perusahaan yang telah membuka ruang dalam permasalahan ini, kedepannya kami siap bersinergi, bekerjasama dan bermitra ke pihak perusahaan,” tandas Mulyadi.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan pada agenda berikutnya. Audiensi berlangsung tertib dan kondusif.

Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *