Reses di Padang Timur, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Soroti Peran Ibu dalam Ketahanan Keluarga
Padang, MZK News – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi menegaskan bahwa penanganan berbagai permasalahan sosial seperti angka kejahatan dan kemaksiatan memerlukan kolaborasi erat dengan seluruh lapisan masyarakat. Salah satu mitra strategis yang memiliki peran vital dalam misi ini adalah kelompok Majelis Taklim. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan benteng pertahanan sosial yang dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni lingkungan keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Muhidi saat menggelar kegiatan reses di Masjid Al Kausar, Air Camar, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu (7/2/2026).
Di hadapan ratusan jamaah, ia memaparkan bahwa pendekatan ketahanan keluarga merupakan solusi jangka panjang untuk menekan penyakit masyarakat. Muhidi menempatkan sosok ibu sebagai garda terdepan yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik dan mengawasi tumbuh kembang anak secara intensif.
Pendidikan yang dimulai dari rumah tangga dinilai sebagai modal utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak di masa depan. Cara seorang anak bersosialisasi, berperilaku terhadap sesama, hingga etika di tengah masyarakat sangat bergantung pada pola asuh di dalam keluarga. Oleh karena itu, edukasi bagi para orang tua, khususnya kaum ibu, menjadi agenda prioritas dalam setiap pertemuan formal maupun nonformal di tingkat kelurahan.
Muhidi menjelaskan bahwa pemilihan Majelis Taklim sebagai audiens utama reses kali ini didasari oleh efektivitas kelompok ini dalam menyebarkan nilai-nilai positif.
“Itu makanya kita agendakan reses dengan ibu-ibu Majelis Taklim, karena kita ingin membentuk ketahanan keluarga yang kokoh sebagai fondasi masyarakat,” sebut Muhidi saat berdialog dengan warga. M
enurutnya, keluarga yang harmonis dan teredukasi akan melahirkan generasi yang jauh dari perilaku menyimpang.
Selain fokus pada aspek moral dan spiritual, pertemuan ini juga membahas mengenai kemandirian finansial bagi kaum perempuan. Muhidi mendorong para ibu Majelis Taklim untuk terlibat aktif dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kemandirian ekonomi dinilai berbanding lurus dengan stabilitas rumah tangga, sehingga potensi usaha rumahan perlu didukung secara maksimal oleh kebijakan pemerintah provinsi.
Banyak di antara anggota Majelis Taklim yang ternyata sudah memiliki embrio usaha namun masih membutuhkan pembinaan lebih lanjut. Hal ini menjadi catatan penting bagi DPRD Sumbar untuk menyelaraskan program bantuan modal atau pelatihan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif di tingkat kecamatan.
“Di antara mereka yang hadir ini kan banyak yang aktif di UMKM dan usaha ekonomi lain, ini harus kita dorong terus,” kata Muhidi mengapresiasi semangat kewirausahaan para jamaah.
Kegiatan reses yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh sekitar 250 anggota Majelis Taklim dari berbagai wilayah di Kecamatan Padang Timur. Antusiasme peserta menunjukkan adanya keinginan kuat dari masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan daerah, baik dari sisi pembangunan manusia maupun ekonomi kerakyatan. Dengan sinergi yang berkelanjutan antara legislatif dan komunitas keagamaan, diharapkan visi Sumatera Barat yang madani dapat segera terwujud.
Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina
