DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Pariaman Barayo 2026: Ribuan Wisatawan dan Perantau Padati Pantai Gandoriah

Kota Pariaman, MZK News – Pelaksanaan hari ketiga iven Pariaman Barayo 2026 berlangsung meriah pada Selasa (24/3/2026). Kawasan wisata Pantai Gandoriah mulai dipadati oleh ribuan pengunjung yang ingin menikmati suasana libur Lebaran.

Peningkatan jumlah wisatawan ini terlihat sangat signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kedatangan para perantau dari berbagai daerah menjadi salah satu pemicu utama keramaian di Kota Pariaman tahun ini.

Pariaman Barayo 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung sejak 22 hingga 29 Maret 2026. Berbagai hiburan menarik telah disiapkan pemerintah daerah untuk memanjakan mata para pengunjung yang datang.

Panggung utama dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya tradisional Minangkabau dan hiburan musik populer. Selain itu, deretan stan UMKM lokal turut menawarkan produk unggulan dan kuliner khas Pariaman.

Salah seorang pengunjung asal perantauan, Hendra, mengaku sangat terkesan dengan pengelolaan wisata tahun ini. Ia merasa suasana kampung halaman menjadi jauh lebih hidup dengan adanya festival seni.

“Suasana Pariaman Barayo tahun ini sangat terasa kental adatnya, namun tetap modern dengan hiburan musiknya. Kami para perantau merasa sangat terhibur saat pulang kampung,” ujar Hendra di sela-sela kunjungannya.

Tidak hanya di Pantai Gandoriah, wisatawan juga dapat mengeksplorasi 11 destinasi wisata unggulan lainnya. Pemerintah Kota Pariaman memastikan seluruh titik wisata siap melayani pengunjung dengan optimal.

Bagi pencinta hiburan malam, Festival Rakyat atau Pasar Malam menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Festival ini tersebar di tiga lokasi strategis, yakni samping Muaro Gandoriah, Pantai Cermin, dan Pantai Kata.

Kehadiran pasar malam ini menambah alternatif hiburan bagi keluarga, mulai dari wahana permainan hingga jajanan kaki lima. Sinergi antara hiburan rakyat dan keindahan pantai menjadi daya tarik tak tergantikan di Pariaman.

Melalui Pariaman Barayo, perputaran ekonomi lokal diharapkan meningkat tajam seiring tingginya daya beli wisatawan. Iven ini menjadi bukti nyata keseriusan Kota Pariaman dalam mengelola sektor pariwisata berbasis budaya dan kerakyatan.

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: MC Kominfo Kota Pariaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds