Tradisi Unik Pondok Tinggi: Melepas 32 Calon Jemaah Haji dengan Tale Naik Joi dan Nasi Ibat
Sungai Penuh, MZK News – Masyarakat wilayah adat Depati Payung Pondok Tinggi kembali menggelar tradisi pelepasan calon jemaah haji (CJH) dengan suasana penuh khidmat. Kegiatan yang memadukan nilai religi dan budaya lokal ini dipusatkan di Masjid Agung Pondok Tinggi pada Selasa (24/3/2026).
Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama dan parno adat, sebuah tuturan adat khas daerah setempat. Tradisi ini merupakan bentuk syukur sekaligus permohonan agar para jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama beribadah di Tanah Suci.
Sebanyak 32 calon jemaah haji dilepas secara resmi oleh tokoh adat dan warga. Suasana haru menyelimuti lokasi saat lantunan tale naik joi bergema, menggambarkan harapan mendalam masyarakat bagi keselamatan para tamu Allah tersebut.
Keunikan tradisi ini semakin terasa dengan adanya kenduri adat berupa makan bersama. Hidangan khas Pondok Tinggi, yakni nasi ibat, disajikan sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai terjaganya tradisi ini sangat efektif dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga di Kota Sungai Penuh.
Pelestarian budaya ini juga ditegaskan oleh tokoh masyarakat Pondok Tinggi, Harpendi Johar. Menurutnya, ritual pelepasan ini telah konsisten dilaksanakan sejak tahun 2007 sebagai warisan leluhur yang tak lekang oleh waktu.
“Tradisi ini bukan hanya seremoni pelepasan, tetapi juga bentuk kebersamaan dan doa seluruh masyarakat untuk para calon jemaah haji,” ujar Harpendi Johar di sela-sela acara.
Melalui kegiatan ini, kearifan lokal Pondok Tinggi membuktikan bahwa nilai religius dapat berjalan beriringan dengan penguatan hubungan sosial. Masyarakat berharap tradisi ini terus bertahan sebagai identitas budaya yang membanggakan.
Kebersamaan yang tercipta dalam kenduri nasi ibat menjadi penutup rangkaian acara yang berkesan. Tradisi ini pun diharapkan mampu mengantarkan para jemaah menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina


