BEM Se-Riau Bagikan 1000 Takjil dan Baju Lebaran untuk Anak Penderita Kanker
Pekanbaru, MZK News – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Riau menunjukkan kepedulian nyata di bulan suci Ramadhan 1447 H. Mereka menggelar aksi sosial dengan membagikan 1000 paket takjil serta baju lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak penderita kanker, Senin (16/03/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk solidaritas mahasiswa terhadap anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit berat. Ramadhan dianggap sebagai momentum terbaik untuk menumbuhkan empati di tengah masyarakat Riau.
Koordinator Pusat BEM Se-Riau, Teguh Wardana, menjelaskan bahwa kehadiran para mahasiswa bertujuan untuk memberikan suntikan semangat. Ia berharap bantuan ini mampu menghadirkan senyuman bagi anak-anak tersebut dalam menghadapi hari-hari sulit mereka.
“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik kita yang berjuang melawan kanker agar mereka terus kuat,” ujar Teguh Wardana di lokasi kegiatan.
Selain menyerahkan donasi, para mahasiswa juga mengajak anak-anak tersebut berinteraksi melalui kegiatan menggambar bersama. Suasana ceria sengaja diciptakan agar anak-anak sejenak melupakan rasa sakit yang mereka alami dan merasa memiliki saudara yang peduli.
Pendekatan emosional ini dilakukan untuk membangun rasa percaya diri anak-anak agar tetap merasa cerdas dan sehat. Mahasiswa ingin memosisikan diri sebagai orang tua atau saudara yang siap memberikan dukungan moral kapan pun dibutuhkan.
BEM Se-Riau berharap aksi ini menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat akan makna kebahagiaan sejati. Bagi mereka, kepuasan tertinggi di bulan Ramadhan adalah saat mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain yang membutuhkan bantuan.
“Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat menjadi amal kebaikan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut peduli kepada sesama,” tambah Teguh dengan penuh harap saat menutup arahannya.
Melalui gerakan ini, para mahasiswa mengajak publik untuk terus memupuk semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan. Harapannya, kepedulian sosial seperti ini tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat meskipun bulan Ramadhan telah usai.
BEM Se-Riau berkomitmen untuk terus bergerak, peduli, dan mengabdi bagi negeri melalui program-program yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah. Aksi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tetap menjadi agen perubahan yang humanis.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina


