DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

PTBA Luncurkan Mesin RVM: Ubah Sampah Botol Plastik Jadi Rupiah Secara Digital

Tanjung Enim, MZK News – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) semakin mempertegas posisinya sebagai perusahaan energi kelas dunia yang berwawasan lingkungan. Salah satu langkah revolusioner yang diambil adalah penerapan teknologi pengelolaan sampah berbasis digital melalui Reverse Vending Machine (RVM), Jum’at (13/3/2026).

Melalui kampanye bertajuk “Sampah Jadi Berkah, Botol Jadi Rupiah”, PTBA mengajak masyarakat mengimplementasikan ekonomi sirkular. Inovasi ini hadir sebagai solusi praktis dalam menghadapi tantangan tumpukan sampah plastik sekali pakai di area operasional perusahaan.

General Services Dept. Head PTBA, Renny Tri Miranti, menjelaskan bahwa program RVM bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan internal maupun eksternal. Fasilitas ini menjadi bukti nyata dukungan perusahaan terhadap pelaporan keberlanjutan yang transparan.

“Program RVM bukan sekadar fasilitas pengumpulan sampah, melainkan wujud nyata komitmen PTBA dalam mendukung penilaian PROPER serta pelaporan keberlanjutan perusahaan,” jelas Renny Tri Miranti.

Saat ini, telah tersedia lima unit mesin RVM yang tersebar di lokasi strategis, termasuk area perkantoran tambang dan kawasan perumahan Tanah Putih. Penempatan ini dilakukan guna memastikan seluruh pegawai dan masyarakat dapat mengakses teknologi ini dengan mudah.

Sistem pemilahan sampah dari sumbernya ini bekerja secara otomatis dengan memberikan apresiasi kepada penggunanya. Setiap botol plastik yang disetorkan akan langsung dikonversi menjadi poin digital yang memiliki nilai ekonomi bagi pemilik akun.

Cara penggunaannya sangat sederhana; pengguna cukup memasukkan botol kosong tanpa cairan ke dalam lubang mesin untuk dipindai secara otomatis. Jika botol teridentifikasi oleh sistem, lampu indikator akan berubah hijau dan poin siap untuk diklaim melalui pemindaian QR Code.

Seluruh data botol yang terkumpul akan tercatat secara transparan sebagai bagian dari kontribusi nyata pengurangan limbah plastik. Material plastik tersebut kemudian akan diproses melalui sistem daur ulang yang bertanggung jawab untuk diolah menjadi produk baru bernilai guna.

Inisiatif ini diharapkan mampu membentuk budaya peduli lingkungan yang lebih disiplin dan berkelanjutan di tengah masyarakat. PTBA optimis bahwa teknologi masa depan ini akan menjadi pionir dalam menciptakan area operasional yang bersih dan tertib.

“PTBA mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk menjadi bagian dari pionir teknologi masa depan dalam pengelolaan sampah yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkas Renny menutup keterangannya.

Reporter: Yogie Yolanda
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds