DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Pelantikan KPID Sumbar 2026-2029 Batal Mendadak, Komisioner Terpilih Kecewa

Padang, MZK News – Sejumlah Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat terpilih periode 2026–2029 meluapkan kekecewaannya. Hal ini dipicu oleh pembatalan jadwal pelantikan secara tiba-tiba oleh birokrasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tanpa adanya pemberitahuan resmi.

Pelantikan yang awalnya dijadwalkan pada Jumat (13/3/2026) batal terlaksana hingga batas waktu yang ditentukan. Para komisioner mengaku sangat menyayangkan sikap pemerintah provinsi yang tidak memberikan penjelasan tertulis mengenai penundaan tersebut.

Salah seorang komisioner terpilih, Yusril Trinanda, menjelaskan bahwa mereka sebelumnya sudah menerima undangan dalam bentuk soft copy. Undangan tersebut diterima sejak Rabu sore melalui rekan sejawat untuk menghadiri agenda resmi di kantor gubernur.

“Kami menerima undangan secara soft copy pada Rabu sore melalui salah seorang rekan komisioner terpilih untuk menghadiri pelantikan,” ungkap Yusril saat ditemui awak media, Jumat (13/3/2026).

Setelah mendapatkan undangan, para komisioner langsung melakukan konfirmasi kehadiran secara lisan. Mereka bahkan mendapat informasi bahwa prosesi pelantikan akan dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB, namun faktanya agenda tersebut tidak pernah terjadi.

Yusril menegaskan bahwa persoalan ini menjadi catatan merah bagi tata kelola birokrasi di tingkat provinsi. Menurutnya, koordinasi yang buruk menyebabkan ketidakpastian bagi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses seleksi panjang ini.

“Kami tidak pernah menerima surat pembatalan resmi dari Pemerintah Provinsi terkait pembatalan pelantikan hari ini,” terang Yusril dengan nada kecewa.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumbar, Rinaldi, akhirnya angkat bicara. Ia mengakui adanya kesalahan internal dalam proses distribusi undangan sebelum jadwal benar-benar dipastikan.

Rinaldi menjelaskan bahwa undangan tersebut tersebar sebelum ada konfirmasi final mengenai ketersediaan waktu Gubernur Sumatera Barat. Padatnya agenda pimpinan daerah menjadi alasan utama mengapa pelantikan belum bisa dilaksanakan sesuai rencana awal.

“Undangan yang disampaikan kemarin itu merupakan kesalahan. Jadwalnya belum final, tetapi sudah terlanjur dikirim,” jelas Rinaldi memberikan klarifikasi.

Pihak Diskominfo Sumbar telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh komisioner terpilih atas ketidaknyamanan tersebut. Saat ini, para calon pengawas penyiaran tersebut diminta bersabar menunggu celah jadwal gubernur yang baru untuk proses pelantikan resmi.

Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds