DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Gubernur Al Haris Kucurkan Rp3 Miliar untuk Pembangunan TPA Sampah di Sungai Penuh

Sungai Penuh, MZK News – Pemerintah Provinsi Jambi secara resmi mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 miliar untuk mendukung pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kota Sungai Penuh. Langkah strategis ini diambil guna mengatasi krisis pengelolaan limbah yang telah lama menjadi keluhan masyarakat setempat.

Gubernur Jambi, Al Haris, didampingi Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan TPA tersebut di Desa Renah Kayu Embun, Sabtu (7/2/2026). Peninjauan ini melibatkan tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi untuk memastikan kesiapan lahan.

Persoalan sampah di wilayah ini dinilai sudah masuk dalam kategori mendesak sehingga memerlukan intervensi langsung dari pemerintah provinsi. Dukungan anggaran ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi perbaikan sistem sanitasi dan kebersihan kota secara menyeluruh.

“Sampah sudah menjadi persoalan serius di Kota Sungai Penuh. Karena itu pemerintah provinsi berupaya membantu mencarikan solusi dengan pembangunan TPA ini,” tegas Al Haris di lokasi peninjauan.

Selain dukungan finansial, Pemerintah Provinsi Jambi juga memberikan izin penggunaan lahan kawasan hutan produksi seluas 4,3 hektare. Lahan ini nantinya akan dialihfungsikan menjadi fasilitas pengelolaan sampah modern yang memenuhi standar lingkungan.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa kebersihan lingkungan sangat berkaitan erat dengan kualitas kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, percepatan pembangunan fisik harus segera dilakukan melalui koordinasi yang solid antara instansi terkait.

“Anggaran pembangunan TPA sudah dialokasikan melalui Dinas PUTR sebesar Rp3 miliar, ditambah izin penggunaan lahan sekitar 4,3 hektare,” ujar Al Haris memerinci besaran bantuan tersebut.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan nyata yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Menurutnya, selama ini persoalan sampah di Sungai Penuh selalu menemui kendala pada aspek pendanaan dan ketersediaan lahan.

Ia berharap kehadiran TPA baru ini dapat mengoptimalkan distribusi dan pengolahan sampah harian di setiap kecamatan. Ke depan, Sungai Penuh diharapkan tidak lagi menghadapi dilema pembuangan akhir yang mengganggu aktivitas warga.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Bantuan ini sangat membantu dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi dilema di Sungai Penuh,” kata Alfin penuh syukur.

Pemerintah Kota Sungai Penuh kini berkomitmen untuk segera merealisasikan pembangunan fisik agar lingkungan yang lebih bersih dan sehat segera terwujud. Kerja sama ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang demi keberlangsungan ekosistem di Kota Sungai Penuh.

Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds